JawaPos Radar

SBY Sebut 100 Juta Penduduk Miskin, Begini Tanggapan BPS

30/07/2018, 21:16 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
SBY Sebut 100 Juta Penduduk Miskin, Begini Tanggapan BPS
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) (Dok. JawaPos.Com)
Share this

JawaPos.com -  Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sempat menyebut jika ada sekitar 100 juta penduduk yang masuk kategori miskin. Ungkapan yang disampaikan oleh SBY justru bertolak belakang dengan data yang dimiliki BPS bahwa jumlah penduduk miskin di Indonesia sebesar 25,95 juta orang (9,82 persen) atau turun 633,2 ribu orang pada Maret 2018.

Menanggapi hal itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengungkapkan, data yang disebut SBY haruslah baku. Menurutnya, tidak bisa seseorang menyebutkan data sesuai pendapatnya pribadi.

"Saya bisa saja bilang penduduk miskin 5 persen loh. Dari siapa? Ngikutin gue, kan gitu. Atau saya bilang penduduk miskin Indonesia 50 persen, dari mana? Ya pokoknya ngikutin gue aja. Kan nggak bisa gitu. Kita harus mengacu kepada standar metode yang baku yang biasa dilakukan oleh semua negara," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Senin (30/7).

Dia mencontohkan, metode penelitian yang dilakukan oleh BPS mengacu pada Handbook of Poverty and Quality yang dibuat oleh lembaga internasional. Metode itu disebut Suhariyanto banyak diterapkan berbagai negara.

"Jadi enggak bisa lah harus dikaji akademis bahwa metodologi memang sudah baku, ada manualnya yang bisa diacu dan itu bisa dicek dan seterusnya," jelas dia.

Dirinya sendiri mengaku tidak khawatir dengan ucapan Ketua Umum Partai Demokrat itu. Menurutnya, semua orang berhak menyatakan pendapat sesuai versinya masing-masing. Namun, yang terpenting baginya adalah data yang sesuai dengan metodologinya.

"Kalau kita ikuti pendapat pribadi yang standar metodologinya nggak jelas, ya gimana. Semua orang kan bisa ngomong versinya masing-masing. Kalau saya sih nggak pernah khawatir, selama metodologi itu sah banyak digunakan di banyak negara dan comparable itu yang paling penting bagi saya," pungkasnya.

(ce1/hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up