alexametrics

Investor Cemas Pemulihan Ekonomi Makin Jauh, Emas Kian Berkilau

29 Juni 2020, 10:24:16 WIB

JawaPos.com – Harga logam mulia emas masih akan terus bersinar selama angka penularan Covid-19 terus meningkat di berbagai negara. Pelaku pasar termasuk investor masih khawatir terhadap perlambatan pemulihan perekonomian. Sehingga mendorong para investor mencari aset investasi yang berisiko rendah seperti emas.

Mengutip laman Reuters, Senin (29/6), harga emas di pasar spot naik 0,1 persen menjadi USD 1.772,61 per ounce pada pukul 07.15 WIB. Sementara emas berjangka Amerika Serikat naik 0,3 persen menjadi USD 1.785,90 per ounce.

Seperti diketahui, jumlah korban tewas dari kasus Covid-19 di seluruh dunia mencapai setengah juta orang. Para pengamat mengatakan, perkiraan untuk pemulihan ekonomi global selama sebulan terakhir memburuk atau paling tidak tetap sama.

Selain itu, penjualan ritel di Jepang jatuh pada kecepatan dua digit untuk bulan kedua berturut-turut pada Mei ketika pandemi Covid-19, dan tindakan pembatasan memberikan pukulan hebat terhadap keyakinan konsumen. Hal tersebut membuat permintaan emas fisik di Tiongkok dan India ikut melonjak pada pekan lalu, karena lonjakan infeksi virus korona membatasi pembelian.

Adapun logam mulia lainnya, seperti palladium melesat 1,3 persen menjadi USD 1.884,88 per ounce, sementara platinum naik 0,6 persen menjadi USD 796,07 per ounce dan perak bertambah 0,6 persen menjadi USD 17,85 per ounce.

Sementara, harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun pada perdagangan awal pekan ini. Harga logam mulia pagi ini mengalami penurunan sebesar Rp 1.000 per gram menjadi Rp 911.000 per gram dari harga sebelumnya Rp 912.000 per gram.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Romys Binekasri



Close Ads