alexametrics

Mudik, Kemenhub Setujui 313 Extra Flight Rute Domestik

29 Mei 2019, 14:51:59 WIB

JawaPos.com – Maskapai penerbangan mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang puncak arus mudik. Salah satu upayanya ialah mengajukan penerbangan tambahan (extra flight) kepada Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Berdasar data per 27 Mei, Ditjen Perhubungan Udara telah mengeluarkan 313 flight approval (FA) untuk rute domestik dan 47 FA untuk rute internasional. “Tidak tertutup kemungkinan jumlah extra flight bertambah karena masih banyak permintaan dari maskapai sampai saat ini,” ujar Dirjen Perhubungan Udara Polana B. Pramesti kemarin (28/5).

Extra flight, jelas Polana, diberikan kepada maskapai untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. “Juga untuk kelancaran selama arus mudik Lebaran,” ucapnya.

Maskapai yang mendapat tambahan penerbangan tersebut, antara lain, AirAsia Indonesia sebanyak 130 FA untuk rute domestik, Sriwijaya Air sebanyak 12 FA untuk rute domestik, dan Lion Air sebanyak 111 FA. Kemudian Express Air sebanyak 24 FA, Susi Air 22 FA, dan TransNusa 14 FA. Extra flight rute internasional diberikan kepada Jet Star sebanyak 25 FA, Silk Air 6 FA, Malaysia Airlines 14 FA, dan Saudi Airlines 2 FA.

Selama arus mudik Lebaran 2019, maskapai penerbangan mengajukan extra flight untuk melayani pemudik. (Puguh Soejatmiko/Jawa Pos

Terkait kenaikan jumlah penumpang pesawat saat musim Lebaran, Polana memprediksi ada pertumbuhan. Namun, jumlahnya tidak lebih banyak daripada tahun lalu. Kemenhub memperkirakan tahun ini ada kenaikan 2,8 persen. “Prediksinya dari tiga bulan pertama 2019 yang memang trafiknya turun,” kata Polana.

Arus mudik dengan pesawat diprediksi mulai melonjak pada 30 Mei. Rute favorit pemudik adalah Jogjakarta, Surabaya, Makassar, dan Medan. Polana menegaskan, pihaknya terus memantau besaran harga tiket pesawat. Batas harga tiket diatur dalam Keputusan Menteri 106/­2019. Untuk memantau tiket, Ditjen Perhubungan Udara telah menyiagakan petugas di posko Lebaran di 36 bandara domestik dan 7 bandara internasional.

Sementara itu, untuk transportasi laut, Kemenhub mengoptimalkan 113 kapal perintis guna mendukung angkutan Lebaran. Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut Kapten Budi Mantoro mengatakan, kapal perintis disediakan untuk daerah-daerah yang terjadi lonjakan penumpang.

“Kapal perintis tersebut akan ditarik sebagian untuk membantu kelancaran para penumpang di wilayah itu,” ujarnya. Daerah yang cenderung tinggi penumpangnya ada di sekitar Jawa Timur.

Perkiraan Kemenhub, puncak arus mudik dengan angkutan laut pada Lebaran kali ini jatuh pada 1 Juni. Sedangkan puncak arus balik 8 Juni. Diperkirakan, jumlah penumpang angkutan laut mencapai 1,9 juta atau naik 4,8 persen.

Dengan jumlah armada total 1.293 unit, kapasitas angkut penumpang mencapai 3,4 juta orang. “Armada itu terdiri atas kapal Pelni, kapal perintis, kapal swasta, dan kapal perintis cadangan atau pengganti,” ungkap Budi. (lyn/c9/fal)

Editor : Ilham Safutra

Alur Cerita Berita

Lihat Semua