alexametrics

Kurangi Penggunaan Plastik dengan Daun Pisang

28 November 2019, 20:00:10 WIB

JawaPos.com – Berdasarkan data nasional, timbunan sampah secara nasional mencapai angka 64 juta ton pertahun. Komposisinya terdiri dari sampah organik (50 persen), sampah kertas (10 persen), sampah plastik (15 persen), dan sisanya sampah logam, karet, kaca, dan lain-lain.

Pemerhati masalah lingkungan dari Universitas Bung Hatta, Sumatera Barat, Rasmi R mengatakan, sampah plastik kerap kali menumpuk di pintu-pintu air, dan menyebabkan banjir. Solusi yang ditawarkan selama ini antara lain mengurangi penggunaannya atau mendaur ulang.

Namun, dia melihat belum ada terobosan untuk menciptakan produk pengganti plastik. Menurut Rasmi, daun pisang yang banyak ditemukan di perdesaan sangat cocok diolah menjadi produk pengganti plastik.

“Daun pisang ini di-press hingga kering dan dibuat ukuran standar sesuai kebutuhan kemasan. Untuk memproduksi kemasan berbahan daun pisang ini perlu dilakukan riset termasuk menciptakan mesin skala home industry, apalagi bahan bakunya cukup banyak di perdesaan,” katanya dilansir dari Antara, Kamis (28/11).

Menurut Rasmi, terobosan ini bisa menekan timbunan sampah plastik akibat meningkatnya konsumsi plastik sekali pakai. Selain menciptakan produk pengganti plastik, cara lainnya adalah dengan meningkatkan edukasi ke masyarakat.

Pemerintah bisa membuat kampanye mengenai dampak pengunaan plastik bagi kesehatan. Kampanye ini bisa berupa gambar dan tulisan di baliho.

“Secara tidak langsung akan menciptakan efek traumatik bagi pembaca sebagai contoh, ‘Ingin umur Anda panjang hindarilah pemakaian plastik’, yang disertai gambar yang cukup merugikan seperti di bungkus rokok,” katanya.

Terakhir, pemerintah perlu memberi sanksi bagi pemakai plastik yang terbanyak baik perorangan, keluarga, pabrik. Sanksi ini bisa berupa pajak yang lebih tinggi.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Antara


Close Ads