JawaPos Radar

Posisi Strategis Membuat Indonesia Butuh Kepemimpinan Nasional Kuat

28/07/2018, 18:58 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Posisi Strategis Membuat Indonesia Butuh Kepemimpinan Nasional Kuat
, Indonesia secara fisik maupun pengaruh politik merupakan negara besar di kawasan regional Asia Pasifik. (Hanung Hambara/Jawa Pos/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Indonesia secara geopolitik dan geostrategis negara yang punya peran penting karena letaknya strategi. Berada di antara dua benua dan dua samudera. Shingga menjadi Sea Line of Communication (SLOC) dan Sea Lanes of Trade (SLOT). 

Guru Besar Ilmu Pertahanan Universitas Pertahanan Laksamana TNI (Purn) Prof Dr. Marsetio mengatakan, dalam posisi ini Indonesia tidak hanya harus menjaga keamanan nasional, namun juga bertindak sebagai penjaga kedamaian regional. 

Menurutnya, Indonesia secara fisik maupun pengaruh politik merupakan negara besar di kawasan regional Asia Pasifik. Gangguan terhadap keamanan maritim kawasan Asia Tenggara akan berdampak untuk mengimplementasikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

"Oleh karena itu penting untuk memahami dinamika geomaritim di kawasan Asia Pasifik dengan potensi konflik bersenjata yang dapat memicu terjadinya perang terbuka," ujarnya di Jakarta, Sabtu (28/7).

Seperti diketahui, tanggal 15 Desember 2014 silam, Presiden Joko Widodo membentuk Badan Koordinasi Keamanan Laut (BAKORKAMLA) berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Pertahanan dan Keamanan/ Panglima Angkatan Bersenjata, Menteri Perhubungan, Menteri keuangan, Menteri Kehakiman, dan Jaksa Agung. BAKORKAMLA memiliki tugas pokok melakukan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan dan yurisdiksi Indonesia.

“Ke depannya, inisiatif-inisiatif seperti ini harus terus dijaga dan diperkuat dari level kepemimpinan yang teratas, yaitu presiden dan wakil presiden,” tuturnya.

Salah satu pemikir TNI paling berpengaruh paska reformasi, Moeldoko, telah meng-highlight pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan yang baik. Rekomendasi yang diberikannya pada disertasi doktoralnya di dalam bidang Administrasi pada FISIP UI adalah perbaikan, penyempurnaan, dan harmonisasi kebijakan pengelolaan kawasan perbatasan.

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up