alexametrics

Dunia Usaha Merintih, Pandemi Covid-19 Bikin Utang BUMN Naik

28 Januari 2021, 15:25:25 WIB

JawaPos.com – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengaku pandemi Covid-19 telah memukul kinerja dunia usaha, termasuk perusahaan pelat merah. Kondisi tersebut membuat utang BUMN meningkat signifikan.

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoartmodjo mengatakan, selama sembilan bulan pada 2020, utang BUMN mencapai Rp 1.682,9 triliun. Angka ini jauh lebih tinggi dibanding tahun 2019 sebesar Rp 1.393,7 triliun. Meski di setiap tahunnya utang BUMN terus meningkat seperti pada 2018 sebesar Rp 1.251,7 triliun dan 2017 sebesar Rp 942,9 triliun.

Kartika menjelaskan, peningkatan utang BUMN karena adanya pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan tol, airport, pelabuhan, dan sebagainya.

“Membuat secara posisi utang BUMN meningkat mencapai Rp 1.682 triliun di bulan 9 tahun 2020,” ujarnya secara virtual, Kamis (28/1).

Kartika memaparkan, sejumlah sektor mengalami tekanan yang dalam karena dampak pandemi. Sektor yang paling dalam di antaranya yaitu sektor energi, infrastruktur, dan pariwisata (tourism).

Selain itu, ada juga sektor energi. Konsumsi BBM dan listrik selama 9 bulan lalu karena Covid-19 membuat permintaan dan pembelian energi menurun drastis.

“Dan, revenue infrastruktur karena perlambatan pembangunan infrastruktur fisik membuat pendapatan perusahaan-perusahaan karya menurun dan pada sektor tourism pendukung termasuk airport. Garuda, hotel ITDC yang terdampak signifikan,” pungkasnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Edy Pramana

Reporter : Romys Binekasri

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads