alexametrics

Percepat Realisasi PEN, Pemerintah Tambah Bansos dan Subsidi Upah

27 Oktober 2021, 13:08:50 WIB

JawaPos.com – Menjelang akhir tahun, penyaluran anggaran program pemulihan ekonomi nasional (PEN) tercatat masih di angka 58,3 persen dari pagu/alokasi.

Untuk mempercepat realisasi penyaluran, pemerintah akan melakukan pergeseran dari klaster yang masih rendah realisasinya.

Seperti diketahui, ada lima klaster dalam program PEN. Yakni, kesehatan, perlindungan sosial (perlinsos), program prioritas, dukungan UMKM dan korporasi, serta insentif usaha.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara memerinci, dari total pagu anggaran PEN sebesar Rp 744,77 triliun, realisasi penyalurannya mencapai Rp 433,91 triliun (58,3 persen). Di antara lima klaster itu, progres signifikan terjadi pada penyaluran anggaran klaster perlinsos dan kesehatan.

Agar penyaluran bisa optimal hingga akhir tahun, Suahasil menyebut akan dilakukan pergeseran dalam klaster tersebut. ’’Akan ada pergeseran dalam klaster-klaster ini. Namun, akan kita manfaatkan terutama untuk kemiskinan ekstrem,’’ ujarnya dalam konferensi pers virtual kemarin (26/10).

Pemerintah akan memberikan tambahan isi ulang (top up) bantuan sosial (bansos) senilai Rp 300 ribu hingga akhir tahun ini. Program itu sudah dilakukan Kemensos sebelumnya, tetapi akan ditambah lagi agar bisa lebih optimal. ”Ini sumber datanya dari penerima kartu sembako yang juga menerima PKH dan diberikan sampai akhir tahun. Nanti dipastikan supaya bisa membantu masyarakat yang paling miskin,’’ imbuhnya.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : dee/c17/fal

Saksikan video menarik berikut ini: