alexametrics

Bahlil: Tak Ada Toleransi, Investasi di Indonesia Harus Gandeng UMKM

27 Juli 2021, 17:35:11 WIB

JawaPos.com – Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan, pandemi Covid-19 tidak terlalu mempengaruhi iklim investasi di Jawa maupun di luar Jawa. Namun, perlu upaya bagi para pengusaha untuk saling bekerja sama baik investasi lokal maupun asing dengan melihatkan pengusaha kecil seperi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Bahlil menegaskan, peluang investasi perlu diberikan karpet merah dengan insentif. Namun dia meminta pengusaha besar berkolaborasi dengan UMKM setelah mendapat banyak kemudahan dari pemerintah.

“Sekarang investasi yang masuk harus kolaborasi dengan UMKM. Tidak ada toleransi,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (27/7).

Bahlil mengungkap, investasi di luar Pulau Jawa hingga kuartal II 2021 persentasenya 51,5 persen atau Rp 228,23 triliun. Angka ini lebih besar dari investasi di Pulau Jawa dengan porsi 48,5 persen atau sebesar Rp 214,53 triliun.

“Ini jadi satu pemahaman tak hanya Jawa saja yang kita urusi, tapi kita udah mengurus di luar Jawa juga. Covid-19 pun kita tempur,” tuturnya.

Bahlil mengungkapkan, terdapat beberapa strategi agar lebih banyak investor mau menanamkan modalnya di luar Pulau Jawa. Diantaranya pemberian fasilitas keamanan, perizinan hingga insentif kepada para penanam modal.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Romys Binekasri

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads