alexametrics

Kritisi Direksi BUMN, Erick: Itu Bukan Badan Usaha Milik Nenek Lu

27 Februari 2020, 09:01:56 WIB

JawaPos.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyinggung beberapa Direksi perusahaan pelat merah yang masih menganggap perusahaan yang dipimpinnya adalah suatu kepemilikan.

Menurutnya, dalam mengelola BUMN terdapat para direksi harus memahami batasan-batasan tertentu karena perusahaan tersebut merupakan pengelola yang harus berkontribusi kepada masyarakat dan negara.

“Kita ini pengelola, Badan Usaha Milik Negara bukan badan usaha milik nenek lu. Label negara ini yang harus diyakini para pengambil keputusan di BUMN,” tegasnya di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Rabu (26/2).

Erick menuturkan bahwa kesalahan persepsi ini harus terus Ia perbaiki. Erick mengaku telah melaporkan kesalahan persepsi ini ke Presiden Joko Widodo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

“Ini yang kita betulkan dan sudah kita bicarakan dengan Bapak Presiden dan Ibu Sri Mulyani bahwa kita ini pengelola,” imbuhnya.

Dengan istilah pengelola, kata Erick, dalam mengelola perusahaan negara jangan disamakan oleh pengelolaan perusahaan swasta. Sebab, perusahaan BUMN terdapat amanah yang diemban untuk kontribusi pada masyarakat.

“Yang jelas kita mengelola, jadi kalau pengelola ada batasan-batasannya. Mohon maaf, tidak bisa kita cemburu seperti Pak Chairul Tanjung dalam mengelola perusahaannya. Enggak bisa, itu pribadi,” tuturnya.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Romys Binekasri



Close Ads