alexametrics

Sebagai Negara Besar RI Butuh Waktu Memasuki Revolusi Industri 4.0

27 Februari 2019, 13:40:26 WIB

JawaPos.com – Pemerintah kian gencar melakukan sosialisasi perubahan menuju era industri 4.0. Upaya itu dibarengi berbagai kebijakan pendorong kesiapan dalam negeri menghadapi era yang mengedepankan teknologi.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, upaya pemerintah butuh waktu yang tidak sebentar untuk memasuki revolusi industri 4.0. Disamping itu, Indonesia juga memiliki wilah geografis dan demografi besar.

“Karena kita ini besar, langkah yang harus dilakukan menjadi lebih banyak dan butuh waktu lebih lama,” ujarnya di Jakarta, Rabu (27/2).

Dia mengungkapkan, kesiapan Indonesia dalam menghadapi era industri 4.0 saat ini ada di posisi 45 dunia pada 2018. Peringkat itu sedikit mengalami perbaikan dibanding posisi tahun sebelumnya yang ada di peringkat ke-47.

“Sehingga sebenarnya bukan berarti kesiapan industri 4.0 kita jauh tertinggal,” tuturnya.

Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong perbaikan industri nasional untuk menghadapi revolusi industri 4.0. Sejalan dengan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah Indonesia. Dibarengi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Jadi untuk perbaiki kesiapan Indonesia dibutuhkan dari berbagai elemen. Mulai dari institusinya, infrastruktur yang baik, makro ekonomi stabil dan sehat, kemampuan SDM dan produktivitas market. OSS juga harus dilakukan, efisiensi dilakukan, infrastruktur meski kita bangun terus kini kita di rangking 71, artinya masih membutuhkan lagi,” tandasnya.

Editor : Teguh Jiwa Brata

Reporter : Hana Adi

Close Ads
Sebagai Negara Besar RI Butuh Waktu Memasuki Revolusi Industri 4.0