
Ilustrasi seseorang melakukan transaksi QRIS. (AI)
JawaPos.com - Adopsi pembayaran digital di Indonesia mencatatkan lonjakan signifikan. Bank Indonesia (BI) mencatat pengguna QRIS telah menembus 63 juta dengan 45,3 juta merchant hingga April 2026.
Meski nilai transaksi melesat 108,43 persen secara tahunan, integrasi pembayaran ini dinilai belum sepenuhnya membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam mengakses pembiayaan modal usaha. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total pembiayaan UMKM lintas sektor hingga Mei 2026 mencapai Rp1.939,50 triliun.
Sebagian besar modal masih disokong sektor perbankan sebesar 82,44 persen, sementara 17,50 persen sisanya berasal dari lembaga jasa keuangan non-bank. Dari porsi non-bank tersebut, penyaluran pinjaman daring (fintech lending) ke sektor produktif dan UMKM menyumbang Rp34,95 triliun atau 33,70 persen.
Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda menilai, tingginya angka adopsi QRIS masih didominasi oleh pergeseran perilaku konsumen.
"Saya masih melihat QRIS ini banyak dipengaruhi dari sisi pengguna nasabah. Ketika nasabah mulai banyak yang beralih ke QRIS, saya melihat ada kecenderungan peningkatan merchant yang menggunakan QRIS," ujar Nailul.
Dia menegaskan, transaksi nontunai hanyalah pintu masuk. Perjalanan transformasi digital UMKM yang sesungguhnya terletak pada efektivitas pengelolaan usaha dan pencatatan keuangan.
"Tujuan akhir dari digitalisasi adalah membantu UMKM memiliki pencatatan keuangan yang lebih baik serta pengelolaan usaha yang semakin baik melalui pemanfaatan teknologi digital," kata Nailul.
Menurut dia, pemanfaatan data digital untuk membuka akses terhadap layanan keuangan dan pembiayaan masih menjadi ruang besar yang belum tergarap optimal oleh para pelaku usaha. Digitalisasi baru bisa dikatakan optimal jika riwayat transaksi digital tersebut dapat dijadikan pijakan resmi bagi UMKM untuk mengajukan modal perkelanjutan.
Potensi pemanfaatan data keuangan ini mulai terlihat pada operasional pelaku usaha kecil. Laporan Loan Impact Report dari platform BukuWarung menunjukkan bahwa injeksi modal yang tepat sasaran memberikan dampak signifikan terhadap skala bisnis merchant.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
