JawaPos Radar | Iklan Jitu

Di Depan Darmin, Bos BPS Curhat Tak Bisa Senangkan Semua Pihak

26 September 2018, 18:05:57 WIB | Editor: Saugi Riyandi
Di Depan Darmin, Bos BPS Curhat Tak Bisa Senangkan Semua Pihak
Badan Pusat Statistik (BPS) (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Data statistik punya peran penting dalam sebuah perencanaan maupun penentuan sebuah kebijakan. Oleh karena itu, sebuah data harus akurat dan independen. Dalam hal ini, Badan Pusat Statistik (BPS) punya peran besar dalam mengeluarkan data-data yang menjadi indikator perekonomian dalam negeri.

Namun sayang, sejumlah data yang dirilis oleh BPS kerap tidak disenangi oleh beberapa pihak. Bahkan data BPS dinilai tidak independen dan terkesan tidak transparan.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala BPS Suhariyanto saat memberikan sambutan Hari Statistik Nasional di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Rabu (26/9).

"BPS selalu berusaha menjaga transparansi dan kelengkapan datanya. Website BPS setiap tahun selalu dievaluasi bersama kantor statistik di 180 negara. BPS selalu berupaya menjaga independensi," ujarnya. 

"Pada intinya BPS berusaha mengangkat fakta di lapangan, tentu BPS tidak bisa menyenangkan semua pihak terhadap datanya. Tapi yang paling penting, BPS harus jujur dan mempertahankan independensinya," tambah Kecuk.

Ia mencontohkan, sebagian data BPS yang dirilis menunjukkan capaian statistik positif atas upaya pemerintah dalam beberapa hal. Namun, BPS juga tetap menyampaikan pekerjaan rumah yang harus dibenahi pemerintah melalui data yang disajikan.

Dia pun menegaskan jika semua hasil rilis BPS tidak ada intervensi dari pihak manapun.  

"Kalau dilihat, ada indikator-indikator BPS yang menunjukkan keberhasilan pemerintah, seperti pengendalian inflasi, penurunan tingkat kemiskinan. Tetapi, di sana juga bisa dilihat indikator BPS menampilkan PR yang harus dikerjakan. Misalnya, neraca perdagangan yang masih defisit," tandasnya.

(hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up