alexametrics

BFI Finance Dituntut Bayar Kerugian Dividen Lebih Rp 1 Triliun

26 September 2018, 17:25:43 WIB

JawaPos.com – PT. Aryaputra Teguharta (PTAPT) kembali mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terhadap PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) dan pihak-pihak terkait lainnya yang tidak menghomati eksistensi PT APT sebagai pemilik sah atas 32,32 persen saham berdasarkan Putusan PK No. 240/2006. 

Dalam hal ini, PT BFI dituntut untuk membayar ganti kerugian terkait dengan dividen sebesar lebih dari Rp 1 triliun. 

“Perlu dicatat tuntutan dividen yang digugat di sini hanya sampai dengan tahun buku 2017, artinya argo hitungan kewajiban pembayaran dividen tetap berjalan di masa yang akan datang,” kata kuasa hukum PT APT Asido Panjaitan dalam siaran persnya, Rabu (26/9).

Asido menjabarkan, dalam gugatannya, pada tanggal 24 September 2018, PT APT menuntut ganti kerugian berupa, hak dividen milik PT APT untuk tahun buku 2002 hingga tahun buku 2017 sebesar Rp 644.814.929.646.

Kemudian, ganti rugi yang berasal dari bunga akibat suatu kelalaian untuk membayar dividen sejak tahun buku 2002 sampai dengan tahun buku 2017, yang diperhitungkan 6 persen per tahun (bunga moratoir), yaitu sebesar Rp 133.930.161.542. Dan terakhir Ganti rugi immateriil sebesar Rp 500.000.000.000 dengan total ganti kerugian seluruhnya sebesar Rp 1.278.745.091.188.

Selain tuntutan ganti kerugian, lanjutnya, PT APT dalam gugatannya juga menuntut atas perbuatan melawan hukum yang dengan sengaja menghilangkan keberadaan PTAPT sebagai pemilik sah atas 32,32 persen saham dalam akta-akta Notaris dan anggaran dasar yang selama ini, padahal akta-akta Notaris tersebut isinya jelas-jelas mengandung cacat material yang tidak mengakui PT APT sebagai pemilik sah atas saham-saham 32,32 persen.

“Karenanya harus dinyatakan batal dan tidak sah secara yuridis, dan sejak awal tidak berkekuatan dan tidak mempunyai akibat hukum (void ab initio),” imbuhnya. 

Berdasarkan penelusuran, Asido menekankan, total ganti kerugian yang dituntut oleh PT APT melalui dua gugatan perdata ini seluruhnya sudah berjumlah Rp 1.359.105.091.188. 

“PT APT akan segera mengajukan gugatan-gugatan lainnya baik di Indonesia maupun di jurisdiksi hukum luar Indonesia,” tandasnya.

 

Editor : Teguh Jiwa Brata

Reporter : (mys/JPC)

BFI Finance Dituntut Bayar Kerugian Dividen Lebih Rp 1 Triliun