JawaPos Radar

Laba Bersih BNI Syariah Naik 22,89 Persen

26/07/2018, 13:59 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Laba Bersih BNI Syariah Naik 22,89 Persen
Petugas teller BNI Syariah tengah melayani nasabah (Dok. JawaPos.Com)
Share this image

JawaPos.com - Anak usaha PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT BNI Syariah mencatat laba sebesar Rp 202,9 miliar sepanjang semester I-2018. Angka tersebut meningkat 22,89 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2017 yaitu hanya Rp 165,1 miliar.

Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo mengatakan, kenaikan laba tersebut didorong oleh ekspansi pembiayaan sebesar Rp 25,1 triliun atau naik 11,4 persen, peningkatan fee based incomne serta rasio dana murah yang optimal.

"Kontribusi pertumbuhan pembiayaan pada segmen komersial 22,0 persen. Kemudian diikuti Hasanah Card 14,6 persen, SME 12,3 persen, konsumer 7,8 persen, dan mikro 2,9 persen," tuturnya di Gedung BNI Syariah, Jakarta Selatan, Kamis (26/7).

Dalam menyalurkan pembiayaan, kata dia,pada bulan Juni 2018, rasio Non Performing Financing (NPF) anak usaha PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) itu sebesar 3,04 persen, di bawah rata-rata industri yang mencapai 4,06 persen.

Selain pembiayaan, lanjutnya, dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp 32,4 triliun atau naik 21,5 persen. Angka ini lebih tinggi dari pertumbuhan industri sebesar 16,5 persen dengan jumlah nasabah sekitar 2,6 juta. 

“Komposisi DPK didominasi dana murah (giro dan tabungan) yang mencapai 52,8 persen," kata dia.

Selain itu, Firman juga mengatakan, Perseroan akan terus berupaya bertransformasi di era digitalisasi saat ini. Pasalnya, keberadaan BNI Syariah masih tergolong muda di usianya yang menapaki usia ke-8 setelah spin off dari BNI. 

“Dalam menjawab kebutuhan nasabah di era digital, Perseroan akan terus bergerak mengikuti perkembangan zaman," tandasnya.

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up