JawaPos Radar

BI Lakukan Hal Ini Jika Rupiah Terus Tertekan

26/04/2018, 18:46 WIB | Editor: Saugi Riyandi
BI Lakukan Hal Ini Jika Rupiah Terus Tertekan
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo (Miftahul Hayat/JawaPos.com)
Share this

Jawapos.com - Berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), pada Kamis (26/4), Rupiah dipatok di angka Rp 13.930 per USD atau melemah jika dibandingkan dengan patokan sehari sebelumnya Rp 13.888 per USD.

Dolar AS memang terus menguat di kawasan Asia karena kenaikan imbal hasil surat utang pemerintah AS yang menembus angka tiga persen pada pekan ini. Angka tersebut pertama kalinya dalam tahun ini.

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowadojo mengatakan Bank Indonesia tak menutup ruang untuk menyesuaikan suku bunga BI-7 Days Reverse Repo Rate apabila tekanan terhadap nilai tukar ini terus berlanjut.

"Apabila tekanan terhadap nilai tukar berlanjut dan berpotensi menghambat capaian inflasi maka BI tak menutup ruang untuk melonggarkan suku bunga yang terukur dan mengacu pada perkembangan data terkini," ujar Agus di kantornya, Jakarta, Kamis (26/4).

Dijelaskan Agus, saat ini ekonomi Indonesia dalam kondisi yang baik. Hal itu terlihat dari pertumbuhan ekonomi yang terbaik selama empat tahun terakhir. Di mana, defisit transaksi berjalan mencapai 1,7 persen dari Gross Domestic Product (GDP) dan inflasi yang berada dalam target selama tiga tahun terakhir.

Agus mengatakan depresiasi Rupiah yang terjadi akibat adanya penguatan Dolar AS yang merupakan dampak dari berlanjutnya suku bunga obligasi Amerika Serikat yang tertinggi sejak 2013.

(uji/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up