alexametrics

Pemerintah Bakal Salurkan BLT Guna Tingkatkan Daya Beli Masyarakat

26 Maret 2020, 12:11:36 WIB

JawaPos.com – Ancaman wabah virus Korona jenis baru atau Covid-19 membuat daya beli masyarakat mengalami penurunan. Berdasar itu, pemerintah akan kembali merilis stimulus lanjutan untuk mendorong daya beli masyarakat.

Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono menyebutkan bahwa skemanya yakni dengan mengeluarkan Bantuan Langsung Tunai (BLT), salah satunya kepada kelompok masyarakat miskin, dengan harapan daya beli masyarakat bisa tetap terjaga.

“Masyarakat rumah tangga termiskin, 40 persen dari rumah tangga termiskin kira-kira 29,3 juta akan dialokasikan dalam bentuk BLT,” kata Susiwijono dalam telekonferensi pers, Kamis (26/3).

Dari jumlah itu, data yang sudah valid adalah masyarakat yang juga tergabung sebagai penerima BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai). Jumlahnya sebesar 15,2 juta jiwa.

“Itu ada 15,2 juta, nah 14,1 juta orang kita sedang hitung kembali, kita kompilasi (gabungkan) data itu, itu terkait daya beli melalui BLT untuk masyarakat termiskin,” katanya.

Selanjutnya, penyaluran BLT untuk kelompok komunitas yang terdampak, yang paling terdampak adalah masyarakat perkotaan, termasuk DKI Jakarta. Maka dari itu, pihaknya menyiapkan bentuk bantuan sosial untuk sektor informal.

“Seperti warung, toko kecil, dan pedagang. Datanya dari Pemda DKI dan beberapa asosiasi,” pungkas Susiwijono.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Edy Pramana

Reporter : Saifan Zaking



Close Ads