alexametrics
Penelitian Deloitte Indonesia

Sentimen Positif Terhadap Perekonomian Dongkrak Sektor E-Commerce

26 Maret 2019, 19:50:37 WIB

JawaPos.com – Perekonomian Indonesia diprediksi terus tumbuh ke depannya, termasuk bisnis e-commerce. Penelitian Deloitte Indonesia yang dilakukan sepanjang 2014 hingga 2017, mencatat hampir 90 persen masyarakat positif melihat perkembangan ekonomi. Survei dilakukan di empat kota besar meliputi Jakarta, Surabaya, Medan dan Makasar dengan melibatkan 6 ribu responden.

Penelitian Deloitte Indonesia juga menemukan Jakarta sebagai kota yang memiliki pasar terbesar, sedangkan kota-kota lainnya menawarkan peluang untuk pertumbuhan yang lebih besar.

Berdasarkan temuan penelitian ini, Stanley Kyung Sup Song, Director Consulting Deloitte Southeast Asia mengungkapkan bahwa potensi e-commerce di Indonesia akan terus berkembang dan selanjutnya akan menjadi salah satu sektor yang dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

“Indonesia masuk lima besar negara pengguna internet terbesar di dunia menurut data statistik pengguna internet tahun 2017. Jika penetrasi berjalan merata di semua daerah, bisa dibayangkan keuntungan yang didapatkan dari sektor e-commerce,” jelasnya dalam acara Media Briefing yang mengambil tema “Consumer Behaviour in the Digital Market pada hari di Jakarta, Selasa (26/3).

Yang menarik, dalam penelitiannya Deloitte menemukan kecenderungan keluarga dengan penghasilan di atas 5 juta, seringkali membeli sejumlah produk di luar keperluan sehari-hari seperti misalnya pembelian produk makanan dan minuman.

Selain itu, sekitar 17 persen dari konsumen ternyata memilih barang dengan kualitas yang terjamin dibandingkan produk alternatif yang lebih murah.

Stanley menyebut jumlah penduduk di Indonesia merupakan surga bagi para pelaku industri e-commerce. Tak heran jika raksasa-raksasa e-commerce semakin merajalela di tengah beragamnya kebutuhan konsumen di sejumlah kota-kota besar.

Pemerintah sendiri memproyeksikan potensi pasar e-commerce akan terus bertumbuh hingga mencapai USD 20 milliar pada 2020.

Temuan menarik lainnya adalah terkait dengan sumber informasi preferensi pilihan produk. Hasil temuan Deloitte menunjukkan media konvensional masih menjadi preferensi bagi sebagian besar konsumen dalam menentukan pilihan produk yang akan dibeli. Kurang dari lima persen responden yang menyatakan bahwa mereka menggunakan media digital sebagai sumber informasi dalam menentukan produk yang akan mereka beli.

Untuk pertumbuhan sektor e-commerce Indonesia di masa depan, konsumen mencari berbagai variasi penawaran yang dianggap cukup menguntungkan. Konsumen juga akan mudah untuk beralih dari produk yang biasanya dibeli.

Selain itu, kesimpulan penelitian memprediksi pertumbuhan dan dinamika kompetisi sektor e-commerce di Indonesia akan menunjukan perubahan. Oleh karena itu, penting bagi pelaku e-commerce untuk semakin menguatkan loyalitas konsumennya.

Stanley menambahkan kompetisi yang ketat mengharuskan sektor e-commerce di Indonesia untuk terus melakukan inovasi dan juga semakin meningkatkan layanannya kepada masyarakat. “Selain infrastruktur untuk internet, SDM nya juga harus dibenahi supaya layanan ecommerce benar-benar maksimal” pungkasnya.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Romys Binekasri

Copy Editor :

Sentimen Positif Terhadap Perekonomian Dongkrak Sektor E-Commerce