alexametrics

KPPU: Tarif Batas Atas Bawah Ojol Tak Sesuai Prinsip Persaingan Usaha

26 Maret 2019, 11:13:36 WIB

JawaPos.com – Pemerintah baru saja menetapkan tarif batas bawah ojek online sebesar Rp 1.850/km hingga Rp 2.100/km. Sedangkan batas atas berkisar antara Rp 2.300/km sampai Rp 2.600/km. Hal itu diatur dalam Peraturan Menteri (PM) Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019.

Jika dilihat dari sisi persaingan usaha, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menilai tarif batas atas dan batas bawah tidak sesuai dengan prinsip persaingan usaha. Namun, di sisi lain, KPPU juga bertugas untuk melakukan pengawasan terhadap keberlangsungan usaha mikro, kecil dan menegah (UMKM). 

“KPPU mendorong tidak ada batas bawah. Tapi dalam melindungi UMKM tidak semuanya dikuasai oleh pengusaha besar, dalam hal ini untuk melindungi driver. Kita mendorong Kementerian Koperasi dan UMKM,” kata Komisioner KPPU, Guntur Saragih di Jakarta, Senin (25/3. 

Pengemudi ojek online masuk ke dalam kategori UMKM. Oleh sebab itu, dalam rangka melindungi pengemudi ojek online, KPPU mengajak lembaga lain ikut mengawasi jalannya bisnis ojek online ini.

“KPPU menjalankan Undang-Undang (UU) UMKM Nomor 20 Tahun 2008, menugaskan KPPU mengawasi kemitraan pelaku usaha besar dan kecil dalam hal ini driver. Driver juga sebagai pelaku usaha,” kata dia.

Sebagai informasi, dalam ketentuan tarif ini, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membaginya dalam tiga zona. Adapun zona 1 meliputi wilayah Jawa non-Jabodetabek, Sumatera, dan Bali. Zona 2 meliputi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Terakhir, zona 3 meliputi Kalimantan, Papua, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara Timur (NTT). Aturan ini bakal resmi diberlakukan pada 1 Mei 2019 mendatang.

“Tarif ini sudah memperhitungkan biaya langsung dan tidak langsung. Biaya yang diperhitungkan adalah biaya langsung saja. Sedangkan biaya tidak langsung itu yang ada di pihak aplikator sebesar 20 persen,” kata Dirjen Perhubungan Darat Budi Setyadi.

Editor : Teguh Jiwa Brata

Reporter : Uji Sukma Medianti

KPPU: Tarif Batas Atas Bawah Ojol Tak Sesuai Prinsip Persaingan Usaha