alexametrics

Insentif Pariwisata Bakal Pacu Aktivitas Penerbangan Hingga 20 Persen

26 Februari 2020, 12:50:16 WIB

JawaPos.com – Pemerintah telah menerbitkan insentif guna mendongkrak sektor pariwisata. Insentif diberikan dengan memberikan diskon harga avtur sehingga maskapai penerbangan bisa memberikan harga tiket yang lebih murah bagi penumpang pesawat terbang.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penurunan aktivitas penerbangan di Indonesia semakin melebar. Mewabahnya virus korona telah menyebabkan masyarakat enggan bepergian jauh. BUkan itu saja, larangan ke Tiongkok dan himbauan untuk ke sejumlah negara diprediksi akan menurunkan laju penumpang pesawat.

“Pariwisata kan problem karena wisawatan kurang. Jadi pemerintah buat payung upaya recovery agar kehidupan pariwisata di tempat itu jadi lebih baik,” terang Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (26/2).

Diskon tiket pesawat akan diberikan untuk 25 persen dari keseluruhan kapasitas kursi yang ada dalam pesawat. Menanggapi berapa jumlah pergerakan penumpang akan adanya insentif tersebut, Budi mengatakan bahwa hal tersebut akan meningkatkan aktivitas penerbangan hingga 20 persen.

“Kita memberikan kesempatan (diskon) 25 persen atas kapasitas seat, dan itu kan mereka (maskapai) bisa menambal (meningkatkan) paling enggak 20 persen (penerbangan),” ungkapnya.

Ia mengatakan, total insentif yang diberikan mencapai 40 persen. Mulai dari diskon penerbangan domestik hingga akomodasi hotel yang akan berlaku pada 1 Maret mendatang.

“Kalau kita ini kan multiplayer effect dari sini (penerbangan domestik) 25 persen. Insentif mancanegara 10 persen. Hotel murah 5 persen,” ujarnya.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Saifan Zaking



Close Ads