alexametrics

BFI Finance Perluas Pangsa Pasar Surabaya Dan Malang Raya

25 November 2021, 11:17:12 WIB

JawaPos.com – Perusahaan pembiayaan PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) optimistis dapat mengambil peluang pada momentum pemulihan ekonomi setelah mendapat pukulan keras karena pendemi Covid-19. Hal tersebut seiring dengan terkendalinya kasus penularan hingga mencapai angka effective reproduction dibawah 1 yang berarti wabah dapat dikendalikan.

Chief Marketing Officer BFI Sutadi mengatakan, pihaknya dapat berkontribusi dalam melakukan akselerasi pertumbuhan ekonomi di 2022 mendatang dengan mempersiapkan produk dan layanan yang dapat mendorong daya beli masyarakat.

Menurutnya, tantangan Covid-19 dan variannya masih terus membayangi pasar. Namun, pandemi juga melahirkan berbagai tantangan baru bagi dunia bisnis, karena perilaku masyarakat juga sedang mengalami perpindahan secara cepat.

“Maka, cara-cara baru dalam menjangkau dan memberikan layanan kepada konsumen juga mutlak untuk menyongsong tahun 2022. Persiapan ke sana telah kami siapkan,” kata Sutadi dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (24/11).

Sutadi mengungkapkan, pihaknya juga telah menyiapkan berbagai progam untuk kembali melakukan penetrasi pasar di Jawa Timur setelah hampir setahun lebih pasarnya terpuruk karena pandemi Covid-19.

Dalam kesempatan yang sama, Senior Vice President Consumer Business BFI Finance Rudy Eddy Widjaja menjelaskan, persiapan untuk menyambut tahun 2022 ini mulai disiapkan untuk melakukan penetrasi pasar yang sempat kendur karena pandemi.

“Salah satunya adalah program Meetup, yakni produk layanan pinjaman dana dengan jaminan sertipikat rumah atau ruko yang akan diperluas pasarnya di wilayah Surabaya dan Malang Raya. Dalam program Meetup tersebut BFI Finance juga memberikan kesempatan yang luas bagi masyarakat untuk bisa menjadi mitra BFI Finance,” jelasnya,

Rudy menjelaskan, untuk produk jaminan sertifikat rumah atau ruko pada tahun depan akan diperluas wilayah layanannya dengan menambah produk layanan lain. Hal ini sebagai upaya BFI Finance untuk dapat menjadi bagian dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Kita juga menawarkan kecepatan proses pengajuan. Jadi kita semua berharap masyarakat dapat dengan mudah dan cepat mendapatkan tambahan modal usaha, dengan begitu kita semua berharap roda ekonomi dapat kembali bergerak dan tumbuh,” pungkasnya.

Sebagai informasi, hingga kuartal III, perseroan berhasil mencatatkan pertumbuhan pembiayaan baru hingga 72,7 persen. Perolehan itu mendorong tumbuhnya laba perseroan. Adapun pembiayaan baru sebesar Rp 9,4 triliun, tumbuh 72,7 persen secara year-on-year (YoY) atau 4,2 persen secara quarter-to-quarter (QtQ).

Editor : Banu Adikara

Reporter : Romys Binekasri




Close Ads