JawaPos Radar

Mendag Klaim Ekspor Nonmigas Capai Level Tertinggi Pertengahan 2018

25/08/2018, 11:27 WIB | Editor: Estu Suryowati
Mendag Klaim Ekspor Nonmigas Capai Level Tertinggi Pertengahan 2018
ILUSTRASI Ekspor nonmigas Juli 2018 capai nilai tertinggi tahun ini. (Nurchamim/Jawa Pos Radar Semarang)
Share this

JawaPos.com - Ekspor nonmigas Juli 2018 tercatat sebesar USD 14,81 miliar atau meningkat 19,0 persen dibanding bulan yang sama tahun lalu (YoY). Capaian nilai ekspor ini adalah yang tertinggi hingga pertengahan 2018, bahkan hampir menyamai capaian nilai ekspor bulanan tertinggi dalam tujuh tahun terakhir, yaitu USD 14,82 miliar pada 2011.

"Kinerja ekspor bulan Juli 2018 menunjukkan sinyal positif dalam upaya pencapaian target ekspor yang telah ditetapkan pemerintah," ujar Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dalam keterangan resmi di Jakarta.

Lebih lanjut, Mendag menyampaikan, secara kumulatif ekspor nonmigas Januari–Juli 2018 mencapai USD 94,21 miliar. Nilai ini tumbuh 11,1 persen dibanding periode yang sama tahun 2017 (YoY) yang sebesar USD 84,83 miliar.

Pencapaian kinerja ekspor tersebut memperkuat optimisme pencapaian target pertumbuhan ekspor nonmigas 11 persen tahun ini. Beberapa komoditas utama ekspor nonmigas yang berkontribusi terbesar terhadap peningkatan ekspor Januari–Juli 2018 adalah bijih, kerak, dan abu logam (HS 26).

Kemudian besi dan baja (HS 72), bubur kayu/pulp (HS 47), berbagai produk kimia (HS 38), dan benda-benda dari besi dan baja (HS 73). Kenaikan ekspor beberapa komoditas tersebut disebabkan oleh menguatnya harga ekspor, terkecuali untuk komoditas bijih, kerak, dan abu logam (HS 26).

Menguatnya harga ekspor terindikasi dari adanya kenaikan nilai ekspor yang lebih besar dari kenaikan volumenya. Di saat yang sama, Mendag menyampaikan bahwa ekspor ke Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, dan Taiwan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan ekspor nonmigas Januari-Juli 2018.

Naiknya ekspor ke negara-negara ini didukung oleh peningkatan permintaan pasar dalam negeri mereka. Namun, kendati ekspor nonmigas mencatatkan capaian fantastis, impor bulan Juli pun turut meningkat.

Total impor Juli 2018 mencapai USD 18,27 miliar, atau naik 31,5 persen dibanding periode sama tahun lalu yang sebesar USD 16,24 miliar. Mendag berdalih, peningkatan impor Juli merupakan respons terhadap kebutuhan dalam negeri dan kebutuhan industri nasional untuk pemenuhan ekspor.

(uji/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up