alexametrics

Thailand Jadi Acuan Indonesia Tentukan Biaya Jasa Ojol

25 Maret 2019, 19:45:24 WIB

JawaPos.com – Thailand rupanya menjadi acuan Indonesia dalam menentukan besaran biaya jasa ojek online (ojol). Sebab, negara tersebut juga mengaturan besaran biaya jasa ojol.

Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan, sebenarnya tidak hanya Thailand yang menerapkan biaya jasa ojol. Namun, Negeri Gajah Putih itu dinilai lebih cocok dijadikan acuan.

“Sering rekan-rekan bertanya apakah ada di negara lain yang sudah menerapkan juga yang sama. Sebetulnya ada beberapa negara di ASEAN, terutama di Vietnam juga ada di Thailand juga ada,” ujarnya di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (25/3).

Dikatakan Budi, Thailand memberlakukan besaran biaya jasa ojol sebesar 20 baht atau Rp Rp 8.980 (kurs Rp 449 per baht) untuk 4 KM pertama. Angka itu tidak berbeda jauh dengan Indonesia yang memberlakukan besaran Rp 7 ribu – Rp 10 ribu per KM.

“Di sana tarif minimal sekitar 20 baht, di mana 1 baht Rp 449 jadi perkiraan tarif minimal sekitar Rp 9 ribu, ini di Thailand. Jaraknya juga sekitar 4 km,” tuturnya.

Secara rinci, tarif yang dikenakan per KM adalah sebesar 5 baht atau Rp 2.245 per KM. Besaran itu juga tidak berbeda jauh dengan rata-rata biaya per KM yang diterapkan di Indonesia, yakni antara Rp 2 ribu hingga Rp 2.600 per KM.

“Kemudian untuk tarif per km-nya di Thailand itu adalah 5 baht atau kalau dirupiahkan itu sekitar Rp 2.200. Jadi mirip-mirip dengan angka yang disampaikan,” kata dia.

“Kita benchmarking dengan beberapa negara yang di ASEAN terutama, karena mungkin untuk online kan hanya ada di beberapa negara terutama di ASEAN,” ungkapnya.

Berikut rincian biaya jasa ojol Indonesia:

1. Zona 1: Biaya jasa batas bawah sebesar Rp 1.850 per km dan tarif batas atas sebesar Rp 2.300 per km. Sementara itu biaya jasa minimal sebesar Rp 7 ribu – Rp 10 ribu.

2. Zona 2: Biaya jasa batas bawah sebesar Rp 2 ribu per km dan tarif batas atas sebesar Rp 2.500 per km. Sementara itu biaya jasa minimal sebesar Rp 8 ribu – Rp 10 ribu.

3. Zona 3: Biaya jasa batas bawah sebesar Rp 2.100 per km dan tarif batas atas sebesar Rp 2.600 per km. Sementara itu biaya jasa minimal sebesar Rp 7 ribu – Rp 10 ribu.

Dari tarif tersebut, biaya jasa minimal merupakan biaya jasa yang dibayarkan oleh penumpang untuk jarak tempuh paling jauh 4 kilometer (km). Adapun tarif yang berlaku itu bersifat nett atau bersih diterima pengemudi. 

Editor : Teguh Jiwa Brata

Reporter : Hana Adi

Copy Editor :

Thailand Jadi Acuan Indonesia Tentukan Biaya Jasa Ojol