JawaPos Radar

Demokrat Tuding Pemerintah Tambah Utang Rp 2.800 triliun

Istana Beberkan Fakta Utang Pemerintah

24/08/2018, 08:08 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Demokrat Tuding Pemerintah Tambah Utang Rp 2.800 triliun
Susilo Bambang Yudoyono (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Partai Demokrat menyebut bahwa selama 4 tahun terakhir pemerintahan Jokowi-JK telah menambah utang sebanyak Rp 2.800 triliun. Angka itu mereka klaim dua kali lipat lebih besar dibanding pinjaman era Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono.

Menanggapi hal itu, Staf Khusus Presiden Ahmad Erani Yustika membantah tudingan Demokrat. Dirinya bahkan menyebut utang pemerintah hingga 2019 tidak sampai Rp 2.800 triliun.

Ia merincikan, utang pemerintah pada 2015 tercatat sebesar Rp 380,9 triliun, tahun 2016 sebesar Rp 403 triliun, pada 2017 sebesar Rp 429,1 triliun, kemudian pada 2018 sebesar Rp 387,4 triliun, dan utang pada 2019 mendatang sebesar Rp 359,3 triliun. Angka-angka tersebut diperoleh dari data Kementerian Keuangan.

Jika ditotal, secara keseluruhan utang Indonesia hanya mencapai Rp 1.959,7 triliun hingga 2019 mendatang. 

"Data yang saya pegang segitu, mungkin dia punya ditambahkan utang dia sendiri," ujarnya di Jakarta, Kamis (23/8) kemarin.

Erani lantas enggan ambil pusing dengan pernyataan Demokrat. Menurutnya, pemerintah telah menyampaikan data secara transparan kepada masyarakat.

"Saya belum baca yang dia sampaikan, utang baru selama 2015-2019 segitu. Tidak sampai Rp 2.000 triliun," tandasnya.

(ce1/hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up