JawaPos Radar

Pemudik Istirahat di Bahu Jalan, Korlantas Sewa Tanah Untuk Rest Area

24/07/2018, 17:59 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Pemudik Istirahat di Bahu Jalan, Korlantas Sewa Tanah Untuk Rest Area
Ilustrasi rest area (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian PUPR, Korlantas Polri dan stakeholder lain melakukan rapat terkait evaluasi sarana dan prasarana selama arus mudik dan balik lebaran 2018. Salah satu yang disorot dalam pembahasan tersebut adalah soal keberadaan rest area.

Hal itu diungkapkan langsung Kakorlantas Mabes Polri, Irjen Royke Lumowa. Menurutnya, saat periode tersebut, pihaknya banyak menemukan pemudik yang beristirahat di bahu jalan. 

"Pemudik yang beristirahat di bahu jalan ini cukup banyak. Terutama di rest area. Ini menggangu kelancaran," ujarnya di Ruang Rapat Komisi V, DPR, Jakarta, Selasa (24/7). 

Sayang, lanjut Royke, pihaknya tidak bisa melarang para pemudik tersebut. Sebab, ada hal-hal yang membuat pihaknya mau tidak mau menerima alasan tersebut.

"Kita melarang bapak ibu jangan berhenti di sini, mereka bilang ngantuk, mereka bilang kehabisan bensin, ya terpaksa lah kita ngalah. Untuk itu makanya kita berlakukan one way," jelas dia.

Untuk itu, pihaknya bersama kementerian terkait akan menambah jumlah rest area baik di jalan tol maupun di jalan raya nasional. Selain itu, pihaknya berencana mengoptimalkan warung-warung di sekitar jalur mudik agar tidak menimbulkan kemacetan.

"Perlu ada rest area darurat, pake tanah masyarakat yang bisa disewa. Kemudian warung-warung itu kita lokalisir di rest area yang berlakukan. Agar tidak bikin macet jualan sembarangan," jelas dia.

Sementara itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memastikan penambahan rest area tersebut. Hal itu diharapkan dapat mengurangi kepadatan di dalam rest area maupun di bahu jalan.

"Peningkatan dan penambahan rest area akan dilakukan," tandasnya.

(hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up