JawaPos Radar

BKPM Ungkap Pentingnya Auditor Keuangan Untuk Tangkis Isu Negatif

24/07/2018, 12:24 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
BKPM Ungkap Pentingnya Auditor Keuangan Untuk Tangkis Isu Negatif
()
Share this

JawaPos.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menyebut, peran auditor keuangan sangat penting untuk perusahaan. Apalagi ditengah isu tahun politik saat ini yang secara tidak langsung juga berdampak pada perusahaan.

Menurutnya, peran auditor keuangan berguna untuk mengimbangi isu-isu gejolak perpolitikan. Jika perusahaaan melakukan transparansi, maka dapat melahirkan kepercayaan publik. Pasalnya, transparansi dalam reformasi ekonomi sangat sensitif.

"Kalau segala hal dibuat transparan bisa dilihat kalangan luas. Kita memberi kesempatan supervisi publik. Transparansi adalah audit. Jika tidak, maka timbul kontroversi. Ini kisah nyata kita muncul kontroversi tenaga kerja asing (TKA), utang dan lainnya," ujarnya saat ditemui di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa (24/7).

Di sisi lain, Lembong mengatakan, peran transparasi juga akan berdampak pada geliat investasi. Tanpa transparansi akan selalu muncul kontroversi juga dari sisi investor. Kebanyakan isu yang muncul bersifat negatif.

"Ada satu perusahaan di Indonesia yang sangat kontroversi dari waktu ke waktu bukan Freeport, kurang elok kalau saya sampaikan namanya. Tetap ini sumber investasi sangat besar, sumber ekspor, tapi pasti dalam 2-3 tahun muncul kontroversi. Tapi saya tanya, bapak perusahaannya diaudit tidak, iya, dia bilang sama Crowe. Oh jadi saya tenang," tuturnya.

Dengan demikian, pemerintah mengapresiasi keberadaan lembaga-lembaga auditor swasta yang kedibel. Karena Mereka dibutuhkan untuk menjalankan fungsi transparansi.

"Keberadaan audit report sangat selalu bantu menurunkan suhu tekanan kontroversi yang di mana isu yang meledak-ledak. Di era media sosial selalu saja ada isu yang digoreng dan viral. Pasti ada isu of the week pasti ada gorengan setiap minggu setiap bulan," tandasnya.

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up