JawaPos Radar

Darmin: Agak Berlebihan, RI Masuk Krisis Usai Rupiah Dihajar Dolar AS

24/05/2018, 13:03 WIB | Editor: Saugi Riyandi
Darmin: Agak Berlebihan, RI Masuk Krisis Usai Rupiah Dihajar Dolar AS
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. (Miftahul Hayat/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat kian ambruk di level Rp 14.200-an. Kondisi itu membuat banyak pihak menilai Indonesia berada pada kondisi waspada menuju masa krisis ekonomi.

Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution menolak jika Indonesia disebut telah memasuki lampu kuning masa krisis. Menurutnya, penilaian itu terlalu berlebihan.

"Sebetulnya kalau ngomongnya lampu kuning ya agak berlebihan lah. Jangan (cuma) kurs Dolar AS bergerak, kemudian disimpulkan sudah mau krisis," ujar Darmin di Mahkamah Agung, Jakarta, Kamis (24/5).

Darmin: Agak Berlebihan, RI Masuk Krisis Usai Rupiah Dihajar Dolar AS
Rupiah kalah perkasa dibanding Dolar AS. (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)

Dia menjelaskan, kondisi perekonomian Indonesia saat ini masih dalam kondisi yang tidak terlalu mengkhawatirkan. Pasalnya, kondisi dari sektor riil pada saat ini tidak memberi tekanan berarti pada sektor moneter.

"Kalau krisis itu sektor rillnya juga harus goyang. Yang kemudian memberi dampak pada sektor moneter, masih belum lah," tuturnya.

Kendati demikian, indikator yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir terhadap perekonomian perlu diwaspadai. "Harus tetap dimonitor. Ya itu sepakat," pungkasnya.

(hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up