JawaPos Radar

Rupiah Melemah Dekati Rp 14.000, Berpotensi Picu Kepanikan Pasar

24/04/2018, 14:42 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Rupiah Melemah Dekati Rp 14.000, Berpotensi Picu Kepanikan Pasar
Ilustrasi Mata Uang Rupiah (Dok. JawaPos.Com)
Share this

JawaPos.com - Pelemahan Rupiah terus berlanjut. Kurs tengah Bank Indonesia (BI) mencatat, nilai tukar Rupiah dalam perdagangan Senin (23/4) berada di level Rp 13.894 per dolar AS. Melemah 90 basis poin dibanding perdagangan pekan lalu.

Pengamat Ekonomi Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah mengatakan, pelemahan Rupiah yang mendekati angka Rp 14 ribu per dolar AS bisa berdampak kepada kodisi psikologis pasar uang. 

"Dari sisi angka tidak, tapi yang mengkhawatirkan adalah dampak psikologisnya terhadap tanggapan market," kata Piter dalam sebuah diskusi di Jakarta, Selasa (24/4).

Beberapa waktu belakangan Bank Indonesia membiarkan Rupiah berada di kisaran Rp 13.500- Rp 13.700 per dolar AS. Angka itu masih berada di kisaran fundamental. "Kalau dia (Rupiah) sampai ke kisaran Rp 13.900-14.000 itu berarti sudah di atas fundamental, itu terlihat dari bagaimana BI berupaya untuk menahannya agar tidak terus melemah," ujarnya.

Piter yakin BI akan menahan agar Rupiah tidak terperosok lebih dari Rp 14 ribu. Untuk itu, upaya dilakukan dalam beberapa minggu terakhir. Pastinya, BI akan melakukan segala upaya teurtama dengan melakukan intervensi agar Rupiah tidak lewati Rp 14.000. 

"BI akan berusaha untuk kembali menarik nilai tukar rupiah sekitar Rp13.800, sehingga itu akan membawa keyakinan dari pelaku pasar bahwa BI ada di pasar," terangnya.

Hal itu harus dilakukan BI untuk menjaga pasar agar  bulan depan jika The Fed menaikkan suku bunga atau memutuskan akan menahan atau menaikkan suku bunga acuan, maka pasar tidak mengalami kepanikan.  

(uji/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up