JawaPos Radar

Wow! Saham Manoj Punjabi Belum Sebulan Meroket 600 Persen

23/08/2018, 14:12 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Wow! Saham Manoj Punjabi Belum Sebulan Meroket 600 Persen
Peluncuran saham perdana PT MD Pictures Tbk. (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Perusahaan perfilman milik Manoj Punjabi PT MD Pictures Tbk (FILM) sahamnya terus meroket sejak pertama kali melantai di bursa melalui pencatatan saham perdana (Initial Public Offering/IPO) pada 7 Agustus 2018, melejit 49,52 persen.

“Saat itu wajar sih karena pada waktu itu saham-saham lagi anjlok jadi investor memilih untuk membeli saham yang murah tapi punya potensi dan berprospek baik kedepannya,” kata Analis AAEI Reza Priyambada kepada JawaPos.com, Kamis (23/8).

Harga saham FILM terus melonjak dibanjiri peminat hingga PT Bursa Efek Indonesia (BEI) harus memberhentikan perdagangannya atau melakukan suspensi sebanyak dua kali dalam bulan ini. Pada 13 Agustus 2018 dan 22 Agustus 2018.

Pada suspensi pertamanya, harga saham MD Pictures ditutup 23,03 persen ke Rp 934 per saham. Artinya, harga saham MD Pictures ini sudah naik 345 persen dari harga IPO sebesar Rp 210 per saham.

Menurut Reza, kenaikan secara terus menerus saham ini terbilang wajar selama pihak managemen memberikan pernyataan positif untuk pengembangan bisnisnya. Memang, Manoj Punjabi tengah membidik pasar Internasional asal Amerika Serikat (AS), Hollywood yang membutuhkan dana hingga USD 5 juta.

Di samping itu, MD Pictures juga akan tetap berfokus pada pengembangan bisnis properti studio pembuatan film sebagai penunjang bisnis perusahaan. Dalam waktu dekat MD Pictures bekerja sama dengan dua perusahaan asal Tiongkok dan Korea Selatan memproduksi sebuah film.

“Selama manajemen memberikan statment positif yaitu akan jadi sentimen positif untuk para investor,” ucapnya.

Hingga saat ini, harga saham FILM terus ngebut sejak pertama kali ditransaksikan di BEI tanggal 7 Agustus 2018. Tercatat hingga disuspensi untuk yang kedua kalinya (22/8) harga sahamnya sudah naik 623,81 persen ke level harga Rp 1.520/saham dari Rp 210/saham.

“Selama belum ada berita negatif maka investor akan terus melakukan aksi beli,” tandasnya.

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up