alexametrics

Petani Bawang Merah Terbantu Skema Bantuan Dari Kementan

23 Mei 2020, 15:34:31 WIB

JawaPos.com – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes, Yulia Hendrawati menyatakan pihaknya merasa terbantu dengan adanya skema bantuan distribusi yang telah diberikan Kementerian Pertanian (Kementan) dan siap menjaga pola tanam bawang merah.

“Kami dukung dan apresiasi langkah Kementan dalam mengantisipasi kenaikan harga bawang merah. Dari sisi produksi kami akan genjot terus, bulan Juni-Juli nanti rencana ada 5.000 hektar siap panen. Lebaran ini, Insya Allah bawang merah masih banyak” ujarnya dalam keterangannya, Sabtu (23/5).

Sebagai sentra terbesar, Brebes mampu menyumbang sekitar 30 hingga 40 persen produksi nasional setiap tahun. “Tahun ini memang panen raya mundur di bulan Juni, musim hujannya baru mulai Desember tahun lalu jadi nunggu pertanaman padi dulu baru tanam raya bawang merah,” lanjutnya.

Senada, Juwari selaku Ketua Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI) yang juga petani bawang merah Brebes menyatakan kendala distribusi akibat Pembatasan Sosial Berskala Besar cukup mempengaruhi pasokan.

“Kalau kondisi normal dan permintaan tinggi, setiap hari tidak kurang 50 ton bisa kita kirim keluar Brebes, sekarang paling hanya 20-30 ton saja. Seminggu setelah lebaran nanti panenan diperkirakan mulai nambah banyak, dan pasokan bisa segera normal” ujarnya.

Juwari mengaku saat ini banyak petani bawang merah menikmati harga yang cukup tinggi di tingkat petani yang mencapai Rp 30 ribu – Rp 35 ribu per kilogram. Harga tersebut digadang dapat berangsur normal seiring pemerataan distribusi dan panen raya. “Mudah-mudahan nanti panen raya harga tetap terkendali normal,” tutupnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Romys Binekasri, ARM



Close Ads