alexametrics

Jelang Lebaran, Stok Bawang Merah Aman

23 Mei 2020, 14:11:54 WIB

JawaPos.com – Memasuki H-1 lebaran, Kementerian Pertanian (Kementan) kembali memastikan bawang merah masih tersedia. Di tengah situasi pandemi Covid-19, jajaran kementerian yang dipimpin Syahrul Yasin Limpo tersebut fokus mengawal ketersediaan pangan pokok salah satunya bawang merah.

Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto mengatakan, Kementan turut terlibat langsung mengawal distribusi bawang merah. Terutama dari wilayah surplus ke daerah-daerah minus yang berimbas pada naiknya harga. “Menjelang lebaran ini, kami pantau langsung kondisi pasokan bawang merah dan distribusinya. Faktanya, masih banyak hasil panen yang ditemui,” ujarnya dalam keterangannya, Sabtu (23/5).

Menurutnya, selama pandemi Covid-19 ini pihaknya telah mengalokasikan anggaran mendukung pemasaran produk hortikultura termasuk bawang merah. “Kami fasilitasi biaya ongkos kirim untuk mengirim bawang merah dari sentra surplus ke daerah yang minus. Tujuannya untuk menstabilkan harga dan konsumen tidak terbebani dengan penambahan biaya angkut,” ucapnya

Pada kesempatan tersebut, Dirjen Hortikultura memberangkatkan bawang merah total 42 ton untuk tujuan Medan (14 ton), Pematang Siantar (14 ton) dan Air Tiris-Riau (14 ton) dari Gudang Larangan-Brebes. Bawang merah tersebut rencana dijual di lokasi pasar tujuan sekitar Rp 40.000 – Rp 45.000/Kg.

Sementara dari pantauan harga bawang merah di Kota Medan dan Riau saat ini berkisar Rp 50.000 – Rp 60.000/Kg. Sebelumnya, sebanyak 22 ton bawang merah juga telah diberangkatkan dari Cirebon untuk didistribusikan ke Palembang dan Medan. Tujuannya untuk mengguyur pasokan bawang merah di Sumatera Utara untuk menekan harga.

Lebih lanjut Anton menegaskan komitmen pemerintah yang tidak hanya hadir apabila harga produk petani naik. Namun juga memberikan skema tunda jual apabila harga jatuh.

“Untuk bawang merah, selain biaya distribusi kami sudah anggarkan subsidi biaya sewa gudang untuk tunda jual apabila harga berpotensi turun. Kelompoktani dan Dinas Pertanian yang menyediakan gudangnya, kami yang bayar sewanya,” tutupnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Romys Binekasri, ARM



Close Ads