JawaPos Radar

Tidak Hanya Rupiah, Mata Uang Lain Juga Ikut Loyo

23/04/2018, 18:14 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Tidak Hanya Rupiah, Mata Uang Lain Juga Ikut Loyo
Ilustrasi nilai tukar mata uang asing (Dok. JawaPos.Com)
Share this

JawaPos.com - Nilai tukar Rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (USD) kembali terpuruk ke angka Rp 13.894 per USD (data JISDOR BI). Anjloknya Rupiah memang bukan yang terparah. Namun, menimbulkan kekhawatiran terhadap akibat yang ditimbulkan.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Agusman mengatakan, depresiasi nilai tukar tidak hanya dialami oleh Rupiah. Mata uang peso (Filipina), lyra (Turki), Ringgit (Malaysia) dan lain sebagainya juga ikut terdepresiasi.

"Pergerakan nilai tukar year to date banyak sekali yang di atas kita depresiasinya. Filipin peso -4 persen, Thailand dengan bath -4 persen, Indonesia -2 persen, Malaysia 3 persen apresiasi, India -3 persen, Turkish lyra -6 persen jadi masih banyak yang lebih parah dari kita. ," ujarnya di Gedung BI, Jakarta, Senin (23/4).

Menurutnya, faktor global justru membuat Rupiah terus terdepresiasi. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa tekanan dari dalam negeri tidak terlalu mempengaruhi. "Dividen rutin kita alami tiap tahun jadi ga perlu dikhawatirkan justru faktor  global yang di luar kuasa kita jadi harus dicermati bersama. Tentu kami sampaikan tetap di pasar dan kita menjaga dan kita baru dapat kenaikan moodys," tuturnya.

Dia berharap agar seluruh pihak bisa saling bahu-membahu dalam menghadapi tekanan terhadap Rupiah. Agusman optimis bank sentral mampu menjaga stabilitas nilai tukar. Apalagi, pelemahan ini hanya bersifat sementara.

"Kita paham banyak yang kejadian ini tapi kita gugah untuk bersama-sama jaga rupiah kita dan kita tetep di pasar dan mudah-mudahan kita bisa menyelesaikan masalah ini, memang temporer," pungkasnya.

(hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up