JawaPos Radar

Harga Minyak Dunia Naik, Laba Pertamina Hulu Energi Meroket 131 Persen

23/03/2018, 19:52 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Harga Minyak Dunia Naik, Laba Pertamina Hulu Energi Meroket 131 Persen
Ilustrasi Pengeboran Minyak (Dok. JawaPos.Com)
Share this image

JawaPos.com -  PT Pertamina Hulu Energi (PHE) meraih laba bersih sebesar USD 251 juta pada tahun 2017. Raihan itu 131 persen lebih tinggi daripada laba tahun sebelumnya sebesar USD 191 juta. Kinerja positif tersebut seiring dengan tren kenaikan harga minyak dunia. 

Pada tahun 2017, PHE juga berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar USD 1.999 juta.  Meningkat 130 persen terhadap realisasi tahun 2016 sebesar USD 1.533 juta. “Pencapaian kinerja keuangan tersebut tidak bisa dilepaskan dari keberhasilan manajemen dan Pekerja PHE dalam menerapkan efisiensi dalam operasi perusahaan,” kata Direktur Utama PHE R. Gunung Sardjono Hadi di Jakarta, Jumat (23/3).

Sementara itu, pada tahun 2017 PHE berhasil memproduksi minyak bumi sebanyak 69,3 ribu barel per hari (MBOPD), 11% lebih tinggi dari pencapaian 2016 sebesar 62,6 MBOPD. Produksi gas bumi juga mencapai 723,5 standar juta kaki kubik per hari (MMSCFD). Lebih tinggi dari pencapaian 2016 sebesar 722 MMSCFD.

Catatan kinerja produksi tersebut didukung oleh temuan cadangan 2C sebesar 517,21 MMBOE. Salah satunya berasal dari aktivitas pengeboran Sumur Parang-1 (Blok Nunukan) yang menyumbang temuan cadangan sebesar 143 MMBOE. Kemudian PHE juga berhasil mendapatkan tambahan cadangan P1 sebesar 176,17 MMBOE dari aktivitas di PHE ONWJ, PHE Siak, dan PHE WMO.

Menyongsong tahun 2018, PHE telah menyusun program kerja untuk mencapai target kinerja 2018. Produksi minyak dan gas bumi tahun 2018 diharapkan dapat mencapai 70,41 MBOPD dan 771 MMSCFD atau lebih tinggi dari capaian di tahun 2017.

Pada 2018, PHE telah memulai beberapa aktivitas pengembangan salah satunya adalah pengembangan Lapangan SP yang saat ini telah memasuki tahap pemasangan anjungan. Untuk penambahan cadangan, PHE telah melakukan pemboran di 2 (dua) sumur yaitu N-7 di PHE WMO dan SES-1 di JOB Pertamina Medco Simenggaris dan rencana pemboran di2 (dua) sumur, yaitu KKX-1 di PHE ONWJ dan Kumis-2 di PHE Siak.

“Upaya peningkatan produksi dan cadangan terus dilakukan pada tahun 2018 guna menciptakan ketahanan energi saat ini maupun di masa mendatang,” ujar Gunung.  

(uji/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up