alexametrics

Perusahaan Ingin Gunakan Tenaga Kerja Asing, ini Aturan Mainnya

23 Februari 2021, 11:26:26 WIB

JawaPos.com – Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 34 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA). Itu merupakan peraturan turunan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Omnibus Law).

Dalam aturan tersebut, terdapat sejumlah kewajiban yang harus dipenuhi perusahaan yang ingin mempekerjakan TKA. Pasal 6 Ayat (1) beleid itu berbunyi setiap pemberi kerja TKA yang mempekerjakan TKA wajib memiliki Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) yang disahkan oleh menteri atau pejabat yang ditunjuk.

Kemudian, Pasal 6 Ayat (2) berbunyi, pemberi kerja TKA akan mempekerjakan TKA yang sedang dipekerjakan oleh pemberi kerja TKA lain, masing-masing pemberi kerja TKA wajib memiliki pengesahan RPTKA. Dalam Ayat (3) masih di pasal sama dijelaskan bahwa pemberi kerja TKA sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) dan Ayat (2) wajib mempekerjakan TKA sesuai dengan pengesahan RPTKA.

Ada juga pada Pasal 7 Ayat (1) yang berbunyi, pemberi kerja TKA wajib menunjuk tenaga kerja warga negara Indonesia sebagai tenaga kerja pendamping TKA yang dipekerjakan untuk alih teknologi dan alih keahlian dari TKA. Melaksanakan pendidikan dan pelatihan kerja bagi tenaga kerja pendamping TKA sebagaimana dimaksud pada huruf a sesuai dengan kualifikasi jabatan yang diduduki oleh TKA. Dan, memulangkan TKA ke negara asalnya setelah perjanjian kerjanya berakhir.

Sedangkan pada Pasal 7 Ayat (2) disebutkan, selain kewajiban pemberi kerja TKA sebagaimana dimaksud pada Ayat (1), pemberi kerja TKA wajib memfasilitasi pendidikan dan pelatihan bahasa Indonesia kepada TKA.

“Namun, ketentuan sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) pada poin 1 dan 2, serta Ayat (2) tidak berlaku bagi direksi dan komisaris, kepala kantor perwakilan, pembina, pengurus, dan pengawas yayasan, serta TKA yang dipekerjakan untuk pekerjaan bersifat sementara,” tulis aturan tersebut.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Romys Binekasri




Close Ads