JawaPos Radar | Iklan Jitu

Bangun Jalan dan Jembatan

22 September 2018, 19:42:02 WIB | Editor: Mohamad Nur Asikin
Bangun Jalan dan Jembatan
Pembangunan jalan dan jembatan di Desa Kedabu Rapat menggunakan dana desa yang dikucurkan Kementerian Desa PDTT. (Dok.Kemendes PDTT)
Share this

JawaPos.com - Desa Kedabu Rapat, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Meranti, yang terletak di gugusan pulau terluar selatan Malaka memiliki lahan bekas tanaman kelapa yang kurang produktif karena intrusi air laut.

Namun, tanah itu kini berubah produktif setelah ditanami kopi. Inovasi tersebut telah berhasil mengangkat perekonomian warga Desa Kedabu Rapat. Pasalnya, kopi yang dihasilkan telah menembus pasar ekspor. “Kami banyak ekspor kopi ke Malaysia. Lokasi desa kami tidak jauh dari Malaysia,” ujar Kepala Desa Kedabu Rapat Mahadi.

Kopi liberica dan kopi luwak yang dihasilkan Desa Kedabu Rapat sangat disukai pasar negeri jiran. “Kopi luwak alami menjadi khas kami sehingga hasilnya lebih enak daripada kopi dari luwak yang dipelihara. Ada tanaman sela berupa kelapa yang membuat kopi kami lebih enak,” ungkapnya.

Dalam sebulan, petani kopi Desa Kedabu Rapat bisa panen hingga tiga kali. “Jika sedang musim, wilayah kami mampu menghasilkan 2,5–3 ton kopi dari satu hektare lahan. Penghasilan dari budi daya kopi bisa untuk menopang biaya hidup keluarga. Ada juga yang untuk umrah dan kuliah anak,” katanya.

Mahadi berterima kasih kepada Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemen Desa PDTT) yang telah mengucurkan dana desa untuk pembangunan jembatan dan jalan beton di Desa Kedabu rapat. Sebab, sebelumnya hanya ada jembatan darurat dari batang kelapa dan jalan tanah di desa tersebut.

“Infrastruktur ini sangat membantu dalam pengangkutan hasil kebun. Juga, mempermudah siswa berangkat ke sekolah serta akses ambulans saat dibutuhkan masuk ke desa,” tuturnya.

Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo menyatakan, untuk memperluas lahirnya inovasi di dunia perdesaan, pihaknya memiliki Program Inovasi Desa (PID).

“Kami berharap desa-desa yang menerima dana desa ini juga memanfaatkan dananya tidak hanya untuk pembangunan infrastruktur, tapi juga membangkitkan perekonomian masyarakat desa,” jelasnya. 

(wir/arm/tih/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up