alexametrics

Isi Masa Pensiun Bersama LPMUKP

22 Juli 2021, 10:53:11 WIB

JawaPos.com – Dulu, Pak Jon membutuhkan waktu hingga tujuh tahun untuk bisa memiliki 10 kolam ikan patin. Berkat permodalan dana bergulir yang diterimanya pada 2018, cukup tiga tahun, 20 kolam berhasil dibangun.

Suharjono pensiun dari dinasnya di PLN pada tahun 2010. Mengisi hari tuanya, Pak Jon -panggilan akrab pria 56 tahun itu- memilih menjadi pembudidaya ikan patin. Ia memiliki tanah potensial untuk dijadikan kolam, dari kedangkalan airnya, pembuangan limbah sungai memenuhi persyaratan, serta sumber air yang banyak dan mudah.

Awalnya, Pak Jon hanya memiliki dua kolam. Dari situ, keuntungan tiap siklus dikumpulkan sedikit demi sedikit, hingga akhirnya betkembang jadi 10 kolam dalam jangka waktu tujuh tahun.

Terus ingin berkembang dan melihat pasar yang besar dari ikan patin, melalui Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Dinas Kelautan dan Perikanan Lampung Selatan, Pak Jon mendapatkan rekomendasi untuk meminjam modal dari Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) dengan pendamping Bambang Kusnadi.

Semula, Ia tidak percaya ada tempat meminjam modal dengan bunga rendah dan pembayaran pokok persemester. “Eeh ternyata setelah melewati prosesnya ya memang ada, LPMUKP ini,” kata Pak Jon sambil tertawa.

Dengan bantuan pendamping, Ia membuat proposal, pengurusan ke notaris hingga saat pencairan. Pendampingan sejak 2018 itu Ia rasakan hingga sekarang. “Pendamping selalu memonitor usaha saya, memastikan usaha saya terus berjalan,” katanya.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : ARM

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads