alexametrics

Soal Utang Indonesia saat Pandemi, Sri Mulyani Beberkan Alasannya

22 Maret 2022, 13:48:46 WIB

JawaPos.com – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatatkan total utang pemerintah hingga 2021 lalu mencapai Rp 6.908,87 triliun. Angka tersebut setara dengan 41 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Hal ini pun menjadi perdebatan dan pertanyaan berbagai pihak, kenapa Indonesia terus berutang. Menjawab hal itu, Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa hal itu dilakukan guna menyelamatkan masyarakat dari tekanan pandemi Covid-19.

“Kita dihadapkan pilihan, kalau penerimaan turun, sementara masyarakat itu terancam seperti kesehatan, PHK, sosial, ekonomi ambruk, bahkan sektor keuangan mengalami krisis,” jelas dia dalam webinar Economic Outlook 2022, Selasa (22/3).

Oleh karena itu, negara melakukan utang untuk dapat menopang APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). Terlebih APBN ini adalah instrumen untuk menghadapi tekanan besar seperti pandemi.

Bahkan, pemerintah juga mengeluarkan kebijakan diperbolehkannya defisit APBN di atas 3 persen dari PDB. Kebijakan itu keluar untuk menopang masyarakat dari krisis ekonomi dan kesehatan.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Saifan Zaking

Saksikan video menarik berikut ini: