alexametrics

Tak Naikkan Suku Bunga, BI Masih Pantau Pergerakan Arus Modal

22 Maret 2019, 15:21:46 WIB

JawaPos.com – Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan Maret 2019 sebesar 6 persen. Ini kesekian kalinya bank sentral tidak menaikkan suku bunga.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menilai langkah yang dilakukan BI untuk memantau respon arus modal asing masuk. Hal itu dinilai menjadi cara positif untuk terus memperkuat stabilitas perekonomian.

“Mereka berhitung dengan cara mereka sendiri. Saya tidak mau menebak bagaimana mereka berpikir. Intinya, apakah situasi, udah jangan liat terlalu jauh. Capital flow dan kurs saja. dua itu, yang harus selalu diperhatikan,” ujarnya di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (22/3).

“Apakah flow dari capital berjalan, masuk, kalau masuk, mereka akan melihat oh oke. Kalau terjadi flow capital apakah itu dari investasi atau portfolio, ujungnya adalah dia akan bawa devisa ke sini. dia beli Rupiah untuk investasi atau masukan beli SUN atau sahan,” sambungnya.

Darmin menambahkan, masuknya aliran modal dinilai juga bakal memperkuat likuiditas dalam negeri. Apalagi, dalam beberapa bulan terakhir likuiditas tengah tertekan.

“Sekarang yang dibutuhkan setelah berbulan-bulan setelah setahun tertekan likuiditias karena terjadi proses sebaliknya setahun ini,” ungkapnya.

Di sisi lain, Darmin menilai jika BI masih melihat upaya untuk mempertahankan suku bunga acuan sebagai langkah aman dalam menjaga stabilitas. Jika tidak, maka potensi pelemahan rupiah bisa kembali terjadi. 

“Bagi BI, kalau prosesnya masih berjalan baik dan likuiditas bertambah dengan masuknya valas, dia akan menganggap udah gitu saja dulu. Kalau dibalik lagi situasinya, iya kalau tidak keluar lagi, kursnya melemah lagi,” pungkasnya.

Editor : Teguh Jiwa Brata

Reporter : Hana Adi



Close Ads
Tak Naikkan Suku Bunga, BI Masih Pantau Pergerakan Arus Modal