JawaPos Radar

Pasangan Muda Ingin Punya Rumah, Coba Strategi Ini!

22/02/2018, 08:26 WIB | Editor: Saugi Riyandi
Pasangan Muda Ingin Punya Rumah, Coba Strategi Ini!
ilustrasi pasangan muda (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Membeli rumah pasti terdapat dalam daftar prioritas para pasangan muda, yang baru menikah. Untuk pembelian rumah, tentunya Anda perlu sering berdiskusi dengan pasangan, juga mengumpulkan banyak informasi dan mencari beragam tips membeli rumah sebelum memutuskan untuk membeli rumah yang diinginkan.

Jangan sampai karena kurangnya perencanaan, hitungan, serta informasi, bangunan yang semestinya menjadi rumah idaman malah menjadi tempat tinggal yang tidak nyaman.

Mengutip situs resmi Bank DBS, terdapat beberapa tips membeli rumah yang perlu Anda perhatikan:

Pasangan Muda Ingin Punya Rumah, Coba Strategi Ini!
perumahan (Dok. Jawapos.com)

1. Hitung dengan Teliti

Urusan beli rumah adalah urusan jangka panjang. Pada tips membeli rumah yang pertama ini, Fox Business menyarankan Anda untuk menghitung secara cermat berapa ongkos dan biaya yang akan dikeluarkan secara total untuk rumah baru itu. Hitungan tersebut termasuk uang muka, besaran uang cicilan per bulan, pajak, bunga jangka panjang, asuransi, dan utilitas lainnya, mulai dari pemasangan infrastruktur, ongkos pulang-pergi, atau ongkos-ongkos perbaikan yang diperlukan.

Jangan sampai Anda tergiur iklan cicilan murah per bulan, tapi ternyata ada tambahan biaya lain yang belum terhitung dan begitu dijumlah angkanya menjadi luar biasa. Hitunglah dengan membayangkan Anda dan keluarga akan menempati rumah itu dalam waktu bertahun-tahun, lalu sesuaikan dengan budget rumah tangga. Upayakan batasannya adalah tidak lebih dari 30 persen pendapatan Anda maupun gabungan pendapatan Anda dan pasangan.

2. Riset dan Bandingkan Sumber Pinjaman

Jika Anda memilih membeli rumah dengan sistem cicilan atau KPR, jangan lelah untuk riset dan membandingkan tawaran KPR yang disediakan oleh beberapa bank. Masih dari Fox Business, upayakan Anda menghitung tawaran bunga pinjaman secara teliti. Terutama soal skema yang dipilih, apakah menggunakan bunga tetap, fluktuatif, dan lainnya. Jangan ragu juga bertanya soal faslitas pinjaman yang bisa diberikan oleh bank kepada Anda.

Untuk tips membeli rumah yang satu ini, Anda bisa memilih DBS Home Loan yang menawarkan kredit pembelian rumah antara 1 sampai 20 tahun.

3. Pastikan Rekam Jejak Kredit yang Baik

Proses KPR dan pencairan pinjaman dana bisa jadi berbelit jika Anda memiliki riwayat pelunasan utang yang buruk sebelumnya. Terutama untuk Anda yang pernah bermasalah dengan kartu kredit atau kredit tanpa agunan sebelumnya. Anda harus memastikan sudah membereskan masalah utang atau tidak memiliki beban utang yang tinggi sebelum mengajukan kredit rumah. Sebab penyedia dana akan selalu melihat dan menghitung rasio utang Anda. Jika terlalu tinggi, maka akan makin rendah kemungkinan persetujuan pinjaman untuk membeli rumah.

4. Baca Kontrak secara Cermat

Baik kontrak yang disediakan peminjam dana atau agen penjual rumah Anda. Jika ada istilah yang tidak Anda mengerti, tanyalah sampai jelas. Sementara bila ingin mengubahnya, gunakanlah hak Anda untuk bernegosiasi. Apabila agen atau bank masih keberatan menjelaskan, banyak pakar merekomendasikan agar Anda mengganti bank atau agen tersebut. Sebab masih banyak yang ingin menjalin transaksi secara lebih terbuka dengan Anda.

5. Survei dan Pelajari Lingkungan Rumah

Perlu diingat bahwa rumah yang akan Anda tempati nantinya adalah untuk membesarkan anak dan keluarga Anda. Pastikan Anda sudah survei ke lokasi dan mengetahui secara pasti calon lingkungan maupun tetangga Anda nantinya. Sesuaikan dengan pola hidup yang Anda impikan bersama keluarga nantinya.

6. Jangan Lupa Perangkat Rumah

Sisihkan sebagian biaya untuk membeli perangkat dan isi rumah. Tips membeli rumah yang satu ini memang terlihat simpel, namun tidak kalah penting. Setidaknya Anda menyiapkan sekitar Rp 100 juta untuk mengisi rumah atau bisa lebih rendah jika Anda memprioritaskan barang-barang tertentu, seperti tempat tidur, kamar mandi, dan dapur. Jangan sampai sesudah memiliki rumah tapi tidak bisa mengisinya.

7. Pisahkan Anggaran Pengeluaran

Tips membeli rumah dari perencana keuangan Prince Financial Advisory, Lauren Prince adalah memisahkan dan mengategorikan pengeluaran sebagai pasangan. Kategori dipisah dalam tiga kelompok yakni; survival, liveable, dan comfortable. Dengan begitu Anda dan pasangan tidak akan tergoda untuk pengeluaran tidak perlu dan bisa tetap mencicil rumah.

8. Jangan Menunggu Pasar

Pergerakan pasar properti serba tak pasti. Jangan pernah menunggu pasar turun atau suku bunga turun. Jika nilai rumahnya memang cocok dan masuk hitungan Anda, jangan ragu untuk membeli. Jika terlalu lama menunggu kondisi ekonomi yang serba tak pasti, bisa jadi Anda kehilangan kesempatan memiliki rumah terbaik.

9. Besar Bukan Berarti Lebih Baik

Memilih rumah pada intinya adalah menyesuaikan. Jadi jangan terpaku pada ukuran yang besar. Lihat lingkungan Anda baik-baik, jika rumah besar itu adalah satu-satunya di sana, kemungkinan untuk laku dijual kembali dengan harga tinggi sangatlah kecil.

10. Hindari Emosi Saat Memilih

Bagaimanapun rumah adalah salah satu bentuk investasi jangka panjang, nilainya ditentukan dari lokasi, struktur, dan hal lain yang bisa membuat nilai rumah semakin naik.

(ce1/mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up