alexametrics

Industri Logam-Baja Tumbuh Tahun Lalu meski Subtitusi Impor Berjalan

22 Januari 2022, 17:51:47 WIB

“Saat itu semua industri terpuruk, artinya kalau tidak boleh naik terhadap tahun 2020 sama saja tidak ingin industri baja ini tumbuh karena yang diimpor adalah bahan baku,” ucapnya.

Ia memandang, jika dibanding 2019, impor baja 2021 mengalami penurunan yang cukup baik yaitu dari 4,8 juta ton di 2021 menurun sebesar 2 juta ton atau 29,4 persen dibanding 2019 yang importasinya berjumlah 6,8 juta ton.

Menurutnya, beberapa program pemerintah dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha. Hal itu diantaranya terkait pengendalian impor melalui program subtitusi impor yaitu penurunan nilai impor untuk beberapa produk baja. Sehingga, mendorong peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN).

Selain itu juga mendorong penerapan SNI wajib dalam rangka melindungi konsumen dalam negeri dari produk baja yang tidak berkualitas. Serta, pemberian insentif guna mendorong peningkatan investasi di sektor industri logam. “Diharapkan dengan program-program tersebut dapat terus ditingkatkan untuk mendorong kinerja industri baja pada periode selanjutnya,” tandasnya. (*)

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Romys Binekasri

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads