alexametrics

Erick Thohir: Kelola Aset Rp 8.200 Triliun, Saya Butuh Tim yang Kompak

21 November 2019, 14:00:37 WIB

JawaPos.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bagi-bagi jabatan ke mantan pejabat eselon I Kementerian BUMN yang dicopot pada Senin (18/11). Erick menempatkan mereka di beberapa BUMN.

“Penugasan ini dilakukan agar pejabat yang berasal dari birokrasi dapat memahami permasalahan di korporasi seperti pejabat di korporasi harus mengerti birokrasi,” kata Erick saat menyampaikan SK menteri BUMN, Rabu (20/11).

Begitu pula kedua wakil menteri BUMN, yakni Budi Gunadi Sadikin dan Kartika Wirjoatmodjo. Mereka berasal dari BUMN dan sempat menjabat direktur utama di Bank Mandiri dan Inalum.

Ada tujuh eks pejabat eselon I yang telah mendapat kursi. Yakni, Imam Apriyanto Putro, Gatot Trihargo, Hambra, Wahyu Kuncoro, Fajar Harry Sampurno, Aloysius Kiik Ro, dan Edwin Hidayat Abdullah. Sementara itu, Ahmad Bambang belum memperoleh posisi.

Erick juga berencana memangkas jumlah deputi di Kementerian BUMN dari tujuh posisi menjadi tiga jabatan. Review untuk pegawai di bawahnya juga bakal dilaksanakan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk efesiensi birokrasi.

Penyederhanaan birokrasi juga sudah dicanangkan Presiden Jokowi dalam pidato pelantikan presiden 2019–2024 yang disampaikan di ruang sidang paripurna DPR. “Untuk mengelola aset Rp 8.200 triliun itu, saya perlu teamwork yang kompak, yang diisi orang-orang yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak baik,” tuturnya.

Pelaksana Tugas Deputi Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN Yuni Suryanto menegaskan, kebijakan pengangkatan direksi itu diberlakukan agar mantan pejabat Kementerian BUMN dapat mengenal lebih detail tentang perusahaan BUMN yang kini mereka tempati.

“Diharapkan, nanti dapat kembali lagi ke sini dengan pemahaman yang lebih dalam terhadap perusahaan,” ujar Yuni.

Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia Holding Company Imam Apriyanto menyatakan diberi tenggat oleh Wamen BUMN untuk menyampaikan laporan dalam kurun waktu 1 bulan. “Sekaligus melakukan evaluasi kinerja dan tujuan perusahaan ke depan,” katanya.

Wakil Direktur Utama Pegadaian Wahyu Kuncoro juga sudah diwanti-wanti Wamen BUMN untuk memajukan peran Pegadaian ke depan. Hal tersebut sesuai dengan fokus pemerintah yang ingin memberdayakan unit kerakyatan. “Fokus pemerintah adalah pemberdayaan unit kerakyatan sehingga kami diminta menyusun konsep ke sana,” terangnya.

Selain Pegadaian, pihaknya diminta memikirkan untuk menyinergikan bisnis Pegadaian dengan Mekaar milik PNM (Permodalan Nasional Madani). Keduanya memang memiliki kemiripan bisnis utama, yakni menyasar segmen pinjaman ultramikro.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengungkapkan, Kementerian BUMN bakal mengangkat lima pejabat baru. Perinciannya, 1 sekretaris menteri (Sesmen), 3 deputi, dan 1 inspektur jenderal (Irjen).

POSISI EKS PEJABAT ESELON I KEMENTERIAN BUMN

Imam Apriyanto Putro, Wadirut Pupuk Indonesia Holding

Gatot Trihargo, Wadirut Perum Bulog

Hambra, Wadirut PT Pelabuhan Indonesia II

Wahyu Kuncoro, Wadirut PT Pegadaian

Fajar Harry Sampurno, Dirut PT Barata Indonesia

Aloysius Kiik Ro, Wadirut PT Hutama Karya

Edwin Hidayat Abdullah, Wadirut Angkasa Pura II

Editor : Estu Suryowati

Reporter : (vir/c14/oki)



Close Ads