JawaPos Radar | Iklan Jitu

Prabowo Bingung Soal Kebijakan DNI Jokowi

21 November 2018, 15:55:37 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Prabowo Bingung Soal Kebijakan DNI Jokowi
Prabowo Subianto (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Pemerintah meluncurkan paket kebijakan ekonomi ke-16. Salah satu poin dalam paket tersebut berisi tentang Daftar Negatif Investasi (DNI).

Kemudian sebanyak 54 bidang usaha diumumkan telah dikeluarkan dalam DNI. Tidak lama berselang, muncul isu bahwa pemerintah membuka bidang usaha untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang diizinkan untuk dikuasai asing.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution kemudian membantah isu tersebut. Ia menyebut tidak semua bidang usaha diizinkan 100 persen untuk asing. 

Hal senada juga diungkapkan oleh Sekretaris Kementerian Koordinator Perekonomian Susiwijono Moegiarso. Menurut dia, dari 54 bidang usaha hanya ada 25 bidang usaha saja yang bisa dikuasai asing.

"Kalau 25 itu betul, 25 bidang usaha itu dari PMA yang tadinya 51 persen, 60 persen, sampai yang 95 persen. Begitu dua tahap ini, 2014 - 2016 itu masih nol investasinya, kita naikkan jadi 100 persen," ujarnya di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (19/11) lalu.

Menanggapi hal itu, Calon Presiden (Capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto mengaku bingung dengan keputusan pemerintah. Ia menyebut jika kebijakan tersebut tidak konsisten.

"Saya bingung! hari ini (bilang) begini, besok begitu. Versi ini bilang 54 sektor baru lalu versi lain bilang 28 sektor, saya bingung, saya mau mempelajari itu lebih lanjut," ungkapnya.

Disinggung soal keputusan Presiden Jokowi yang plin-plan, Ketua Umum Partai Gerindra itu enggan menyimpulkannya. "Saya nggak tau, coba simpulkan sendiri," tandasnya.

(hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up