JawaPos Radar | Iklan Jitu

Kebijakan Populis Presiden Jokowi Bikin Pengusaha Ritel Bernapas Lega

21 November 2018, 15:15:10 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Kebijakan Populis Presiden Jokowi Bikin Pengusaha Ritel Bernapas Lega
Ilustrasi (SURYANTO / RADAR SURABAYA)
Share this

JawaPos.com - Menjelang tutup tahun, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey cukup berlega hati. Pasalnya tak ada berita tentang penutupan gerai ritel di Indonesia seperti yang marak terjadi tahun lalu. Mengenai hal tersebut, dia mengakui bahwa kondisi bisnis ritel tahun ini memang lebih baik dibandingkan tahun lalu.

“Memang (kondisi bisnis ritel) tahun ini lebih baik tahun lalu,” terangnya di Jakarta, Rabu (21/11).

Roy menerangkan ada banyak faktor penyebab membaiknya kinerja ritel tahun ini. Pertama adalah adanya event internasional yang digelar seperti Asian Games dan Asian  Paragames di Jakarta-Palembang serta Annual Meeting IMF di Bali. Disamping itu, yang tak kalah penting adalah keputusan pemerintah menahan laju kenaikan harga bahan bakar minyak dan listrik.

“Selain itu penekanan harga subsidi energi, harga minyak dan listrik yang ditahan juga mempengaruhi. Terpenting adalah inflasi yang terjaga di 3,2 persen. Itu yang membuat tahun ini lebih baik dari tahun lalu,” tuturnya.

Disamping penahanan harga energi, kebijakan pemerintah yang populis lainnya seperti pencairan dana desa dinilai cukup memberi kontribusi terhadap pertumbuhan bisnis.

Dia pun berharap, kinerja ritel tahun depan bisa lebih baik dibandingkan tahun ini. Pasalnya selain pemerintah akan meningkatkan dana desa, juga ada rencana pencairan dana kelurahan yang akan memiliki andil dalam meningkatkan konsumsi masyarakat umum.

“Dana kelurahan akan meningkatkan produktifitas di masyarakat umum, pilpres juga diharapkan akan ada peningkatan konsumsi di seragam dan makanan minuman,” jelasnya.

(uji/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up