alexametrics

Program Taspen-Asabri Masuk BP Jamsostek, DPR: Tak Boleh Ada PHK

21 Februari 2020, 18:35:53 WIB

JawaPos.com – Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI meminta, pengalihan program jaminan sosial tenaga kerja dari PT Taspen (Persero) dan PT Asabri (Persero) ke BP Jamsostek tak menimbulkan pemutusan hubungan kerja (PHK). Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Sri Rahayu menyebut, program yang akan dialihkan ke BP Jamsostek terkait dengan tabungan hari tua (THT) dan pembayaran pensiun yang sesuai dengan UU Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).

“Kalau ada kekhawatiran pegawai Taspen dan Asabri mau dibagaimanakan? Tidak boleh mem-PHK yang ada di Taspen dan Asabri. Sebagaimana dilakukan asuransi kesehatan beralih ke BPJS Kesehatan semua tenaga yang ada di Askes ada pada BPJS Kesehatan dan itu sudah jalan,” ujarnya di gedung BP Jamsostek Jakarta, Jumat (21/2).

Sri menjelaskan, rencana pengalihan beberapa program Taspen dan Asabri ke BP Jamsostek paling lambat direalisasikan 2029. Hal itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 tahun 2004 tentang SJSN.

Dia juga meminta agar setelah dialihkan ke BP Jamsostek, manfaat yang selama ini diterima oleh perserta tidak mengalami penurunan. “Taspen kemudian Asabri itu milik BUMN. Sehingga aturannya berbeda. Tapi itu sudah dipertimbangkan banyak norma bahwa di dalam pengalihan tidak boleh (ada penurunan manfaat) dan ada beberapa prinsip yang harus dipatuhi,” tuturnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Romys Binekasri



Close Ads