JawaPos Radar | Iklan Jitu

Tarif Tiket Pesawat Sempat Meroket, Luhut: Kita Tidak Bisa Intervensi

21 Januari 2019, 17:26:09 WIB
Tarif Tiket Pesawat Sempat Meroket, Luhut: Kita Tidak Bisa Intervensi
Ilustrasi (Dok. JawaPos.Com)
Share this

JawaPos.com - Beberapa waktu lalu sektor perhubungan dihebohkan oleh mahalnya tarif pesawat ke sejumlah wilayah. Kenaikan itu kemudian menjadi polemik dan mendapat protes dari masyarakat.

Tidak lama kemudian, maskapai yang sudah menaikkan tarif tiketnya, kembali diturunkan. Hal itu dilakukan setelah melakukan koordinasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan dan mempertimbangkan daya beli masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, pihaknya tidak bisa melakukan intervensi terhadap keputusan maskapai. Menurut dia, selama para maskapai tidak melanggar aturan, hal itu tak menjadi masalah.

"Enggak ada masalah kan bisa aja adjusment itu kan bisa. Cari equilibrium itu kan butuh waktu. Enggak usah dibuat yang aneh-aneh lah pokoknya," ujarnya di Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Senin (21/1).

"Kan enggak boleh kita juga intervensi market ya. Jadi biarlah market mechanism (mekanisme pasar)," tambahnya.

Lebih lanjut, Luhut optimis Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah memberikan peraturan yang sesuai dan tidak merugikan salah satu pihak.

"Pemerintah kan punya flow price-nya. Juga ada harga atas juga jadi ya saya pikir Menteri Perhubungan (Budi Karya) sudah atur dengan bagus kok," kata dia.

Terkait masalah avtur, Luhut menyebut masalah tersebut tengah dicari jalan tengahnya. Pasalnya, pemerintah tidak bisa begitu saja mengintervensi harga avtur tanpa pertimbangan yang matang.

"Ya memang lagi itu saya bilang tadi lagi dicari equilibriumnya penyesuaiannya. Kita juga harus lebih efisien ke depan depan ini," tandasnya.

Editor           : Teguh Jiwa Brata
Reporter      : Hana Adi

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up