alexametrics

Teten Masduki Ingatkan Pengelolaan Pangan Untuk Tekan Harga Sembako

20 November 2019, 19:30:08 WIB

JawaPos.com – Harga sembako berbanding terbalik dengan menurunnya daya beli masyarakat kian dikhawatirkan beberapa pihak. Terlebih para pedagang yang tergabung dalam Induk Koperasi Pedagang Pasar (INKOPPAS). Sehingga, untuk menjaga stabilitas harga pasar dilakukan kerjasama antara INKOPPAS dengan PT MBN di Kantor PT MBN, Jalan Proklamasi Nomor 29 Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (20/11).

Menteri Koperasi dan UMKM Republik Indonesia, Teten Masduki memberikan pengarahan terkait kerjasama dan upaya pemerintah dalam menekan fluktuasi harga sembako. Menurutnya, hal terpenting dalam mengelola pangan adalah memotong rantai perdagangan pangan. Sehingga harga jual pangan pada tingkat konsumen dapat ditekan.

“Lewat kerjasama yang terjalin, pangan dari tingkat produsen dapat terdistribusi langsung ke pasar. Harga jual akan semakin rendah karena tidak ada lagi tangan ke tangan (distribusi panjang),” ungkap Teten lewat keterangan tertulis, Rabu (20/11).

Dijelaskan Teten terkait dengan pengembangan koperasi. Lewat kerjasama yang terjalin, pihaknya akan mendorong pelaku UMKM untuk dapat menciptakan produk yang berdaya saing tinggi. Sehingga, upaya pemerintah dalam menekan kebutuhan impor dapat berjalan optimal. Selain itu, produk yang dihasilkan dapat menjadi komoditas unggulan yang dapat menambah kuota ekspor.

“Kami fokus mendorong UMKM di sektor riil supaya bisa mengurangi berbagai kebutuhan dari impor. Salah satunya pangan, penting membangun UMKM untuk bersaing dengan impor. Apalagi di era digital, kami dorong UMKM ini untuk dapat bersaing dan terlebih masuk ke pasar global, ini prioritas,” tambahnya.

Lewat peningkatan daya saing produk serta pengelolaan pasar yang baik, dirinya optimis dapat menstabilkan harga pangan. Terlebih pada masa jelang hari besar, seperti Natal dan Lebaran. “Diharapkan suplai arus pergerakan barang kebutuhan pokok jauh lebih lancar. Pemerintah pusing pada momen natal, lebaran, mudah-mudahan kedepan lebih baik lagi,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Umum INKOPPAS, Ferry Juliantono mengatakan kerjasama ini guna mengantisipasi lonjakan harga sembako jelang akhir tahun 2019. “Kita ingin Koperasi bisa meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian dan Kita mengharapkan Menteri Koperasi bisa menumbuhkan ekosistem yang kondusif untuk Koperasi dan UKM,” ungkapnya Ferry.

“Lewat kerjasama yang terjalin, kami berharap harga sembako, khususnya sumber bahan pokok kompetitif seperti telur ayam, beras, minyak goreng, gula, dan lainnya dapat ditekan. Sehingga daya beli masyarakat ikut terangkat,” tambahnya.

Ferry pun meyakini, kerjasama yang terjalin dapat memangkas adanya praktek mafia sembako. Sehingga resiko kenaikan harga sembako yang dipicu aksi curang para mafia dapat dicegah.

Hal tersebut dijelaskan Ferry lantaran sejumlah sembako yang ada di tingkat pasar dipasok langsung dari PT MBN. “Jadi upaya penimbunan ataupun kecurangan lainnya dapat dicegah, bukan hanya menguntungkan bagi masyarakat selaku pembeli, tetapi juga kalangan petani karena harga beli tinggi,” pungkas dia.

Editor : Bintang Pradewo



Close Ads