UMKM Naik Kelas jadi Pendorong Pemulihan Ekonomi

20 Mei 2022, 16:57:05 WIB

JawaPos.com – Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sangat berperan penting dalam proses pemulihan ekonomi. Kontribusi UMKM tercatat mencapai 61 persen terhadap PDB nasional dan menyerap 97 persen dari total tenaga kerja.

Di setiap periode krisis, UMKM bahkan menjadi buffer, bersifat resilien dan bisa pulih dengan baik. “Oleh karena itu, pengembangan UMKM merupakan necessary condition untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih tinggi lagi,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Jumat (20/5).

Salah satu strategi dalam mengembangkan UMKM agar naik kelas adalah melalui peningkatan akses pembiayaan. Presiden Joko Widodo pun memberikan arahan untuk meningkatkan porsi kredit UMKM minimal sebesar 30 persen pada tahun 2024.

“Saat ini porsi kredit UMKM dari total kredit masih terbatas pada kisaran 18 persen sehingga perlu terus ditingkatkan,” ujar dia.

Pemerintah telah mengeluarkan berbagai bentuk kebijakan untuk meningkatkan akses pembiayaan UMKM. Seperti dalam bentuk pembayaran iuran jasa penjaminan, maupun subsidi bunga dalam Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang sumber dananya berasal dari lembaga keuangan.

Selain itu, pembiayaan ultra mikro menggunakan pendanaan yang berasal dari APBN dan dana bergulir serta pembiayaan syariah dan disalurkan melalui Lembaga Keuangan Mikro. Agar penyaluran pembiayaan UMKM dapat berjalan optimal, pemerintah tengah mengintegrasikan program-program yang sudah ada, baik di hulu maupun hilir.

“Diharapkan ekosistem pembiayaan yang terintegrasi, mulai dari program bantuan sosial sampai pembiayaan komersial lembaga keuangan, dapat mendorong lebih banyak UMKM yang naik kelas,” pungkas Airlangga.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Saifan Zaking

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads