alexametrics

Sentimen Positif dari Obat Covid-19, Modal Asing Mengalir

Kepercayaan Pasar Mulai Pulih
20 April 2020, 14:35:42 WIB

JawaPos.com – Penemuan obat Covid-19 bakal menjadi sentimen positif perdagangan pasar saham. Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi menguat di awal pekan. Begitu pula nilai tukar rupiah yang memiliki tren positif.

Analis pasar modal Hans Kwee mengungkapkan, IHSG akan menguat di awal pekan meski bisa mengalami koreksi pada pertengahan dan akhir pekan. ”IHSG bergerak dengan support 4.463 sampai 4.317 dengan resistance di level 4.747 sampai 4.975,” papar Hans.

Dia menuturkan, aktivitas pasar saham akan kembali bergairah ketika dunia optimistis dengan penemuan obat Covid-19. Sebagaimana diketahui, Gilead Sciences melakukan uji coba obat antivirus kepada pasien Covid-19 yang kondisinya parah. ”Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Chicago pulih dengan cepat dari gejala yang parah. Tentu, harapan penemuan obat Covid-19 menjadi sentimen positif pasar saham,” ulasnya.

Sebelumnya, pernyataan International Monetary Fund (IMF) mengenai ancaman resesi ekonomi global akibat pandemi Covid-19 membuat rupiah dan IHSG morat-marit sepekan lalu.

Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva mengatakan bahwa dunia akan menghadapi krisis ekonomi (resesi global) yang paling mengerikan akibat Covid-19. Bahkan, hampir setara krisis 1930 (Great Depression). Saat itu krisis ekonomi global berlangsung hampir sembilan tahun.

Sementara itu, akhir pekan lalu rupiah diperdagangkan Rp 15.503 per USD. Menguat jika dibandingkan dengan perdagangan pada Kamis (16/4), yakni Rp 15.787 per USD.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menuturkan, penguatan yang terjadi menunjukkan confident (kepercayaan) pasar mulai membaik. Hal tersebut mendukung stabilitas nilai tukar dan pasar keuangan. ”Confident pasar terbentuk dengan mulai masuknya aliran pasar modal asing di portofolio,” ungkap Perry dalam video conference kemarin.

BI mencatat aliran modal asing masuk pada minggu ketiga April. Pada tanggal 14, 15, dan 16, modal tersebut masuk melalui instrumen surat berharga negara (SBN). Artinya, investor kembali percaya dengan langkah kebijakan pemerintah memitigasi Covid-19. ”Inflow pada 14 April sebesar Rp 0,7 triliun, tanggal 15 Rp 0,2 triliun, dan tanggal 16 Rp 2,5 triliun,” paparnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Editor : Ilham Safutra

Reporter : han/c10/fal

Saksikan video menarik berikut ini: