JawaPos Radar

Rupiah Masih Potensi Bergerak Melemah

20/03/2018, 07:56 WIB | Editor: Saugi Riyandi
Rupiah Masih Potensi Bergerak Melemah
ilustrasi mata uang Rupiah dan Dolar AS (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Perdagangan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) diperkirakan masih berpotensi variatif dengan sesekali diselingi pelemahan.

Analis PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan, jelang pertemuan FOMC yang biasanya membuat laju USD terapresiasi maka perlu antisipasi masih adanya potensi pelemahan kembali.

“Meski laju USD cenderung mendatar namun, belum cukup kuat membantu Rupiah berbalik naik,” ujarnya di Jakarta, Selasa (21/3).

Reza menjelaskan, pergerakan Rupiah masih belum beranjak dari zona merah. Padahal pergerakan USD cenderung mendatar seiring aksi tunggu pelaku pasar jelang pertemuan FOMC minggu ini.

"Aksi tunggu tersebut seiring dengan akan adanya testomoni pertama oleh Jerome Powell, pasca terpilihnya sebagai Gubernur The Fed menggantikan Yellen,” tuturnya.

Di sisi lain, adanya kenaikan industrial production dan consumer sentiment index AS masih belum cukup kuat mengangkat USD karena terimbangi sentimen FOMC tersebut.

Di sisi lain, sentimen negatif juga datang dari penilaian MenKo Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, dimana pertumbuhan ekonomi Q1-18 tidak akan lebih tinggi dari pencapaian Q1-17 yang tercatat 5,01 persen.

“Meski demikian, tetap cermati dan waspada jika terdapat pelemahan lanjutan. Rupiah diestimasikan akan bergerak dengan kisaran pada kisaran batas bawah (support) 13.770 dan batas atas (resisten) 13.758,” tandasnya.

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up