alexametrics

Menko Airlangga: Penurunan Bea Impor E-Commerce Belum Ada Kesepakatan

18 Desember 2019, 16:49:48 WIB

JawaPos.com – Pemerintah masih menggodok penurunan batas bea masuk untuk belanja daring (e-commerce). Hingga kini penurunan tarif bea impor e-commerce itu memang belum ada kesepakatan lantaran perlu penghitungan kembali.

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, penurunan bea masuk platform belanja online dan pajak dalam rangka impor (PDRI) atas barang kiriman sebesar USD 50 atau Rp 700 ribu per orang per hari masih belum diputuskan. “E-commerce berbasis pada transaksinya berapa, apakah USD 50 itu belum ada kesepakatan jadi untuk global transaksi,” ujarnya di Menara Kadin Jakarta, Rabu (18/12).sw

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani berencana menurunkan batas nilai barang impor melalui e-commerce yang bebas bea masuk. Namun, regulasi tersebut masih dalam kajian.

Saat ini pemerintah membebaskan (de minimis value) bea masuk dan pajak dalam rangka impor (PDRI) atas barang kiriman sebesar USD75 per orang per hari. Modus tersebut dilakukan agar barang yang diimpor melalui e-commerce tak kena pajak dan bea masuk.

Karena itu, Menkeu akan merevisi nilai harga barang yang kena bea masuk. Langkah ini akan dikoordinasikan bersama dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Pengetatan regulasi tersebut bertujuan untuk mencegah penyelundupan barang ilegal. Hal ini ditekankan agar tidak mengganggu penerimaan pajak Indonesia.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Romys Binekasri


Close Ads