JawaPos Radar

Terganjal Sengketa Kepemilikan, Saham BFI Finance Terus Merosot

18/10/2018, 14:52 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Terganjal Sengketa Kepemilikan, Saham BFI Finance Terus Merosot
Ilustrasi gedung BFI Finance (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Kinerja saham PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) terus merosot, seiring kasus sengketa kepemilikan saham. Hal ini bisa dilihat dari posisi saham BFIN sejak April 2018. 

Tercatat, sejak kasus ini kembali muncul ke permukaan pada pertengahan bulan April saham BFIN mengalami penurunan sekitar 33,33 persen dari Rp855 pada 18 April 2018 ke Rp550 pada penutupan perdagangan Rabu, 17 Oktober 2018, sementara pada Kamis ini harga terus stagnan di angka Rp570 per lembar saham.

Seperti diberitakan sebelumnya, PT Aryaputra Teguharta (APT) telah melayangkan surat peringatan kepada Self-Regulatory Organizations (SRO) khususnya PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan instansi-instansi lainnya, untuk tidak memfasilitasi transaksi saham BFI yang sedang dalam sengketa dan memblokir rekening Trinugraha Capital & Co SCA yang diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum saat transaksi akuisisi di tahun 2011. 

Analis AAEI, Reza Priyambada mengatakan,pihak BFIN tentu harus segera menyelesaikan masalah ini dengan pihak APT. Karena dikhawatirkan, yang dirugikan kedepan adalah pihak investor ritel. Apa lagi kalau sahamnya sampai di suspend.

“Disisi lain jika kasus ini terus berlarut-larut dan tidak ada titik terang, bukan tidak mungkin saham perusahaan terus merosot, seiring menurunnya kepercayaan investor,” ujarnya, Kamis (18/10).

Reza menyampaikan, kasus sengketa hukum merupakan kasus gang sensitif dimata investor. Pasalnya hal tersebut menyangkut nasib perusahaan yang akan berpengaruh kepada manajemen perusahaan.

“Khawatirnya (meskipun ada) kenaikan (saham) ini hanya sesaat, lalu investor profit taking, karena masih khawatir kasus hukum tersebut," tandasnya.

 

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up